Mark Sungkar Kecewa Saksi Tak Hadir di Persidangan

Mark Sungkar Kecewa Saksi Tak Hadir di PersidanganMark Sungkar sebelum menjalani persidangan. Foto: keadilan/AG

KEADILAN- Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali menggelar sidang dugaan kasus korupsi dana triatlon dengan terdakwa aktor senior Mark Sungkar. Tapi sidang kali ini ditunda karena jaksa tak bisa menghadirkan saksi dalam sidang secara langsung.

Sejatinya agenda persidangan hari ini adalah mendengarkan keterangan saksi yang berjumlah 4 orang,. Namun yang hadir dalam hanya satu orang yakni istri Mark Sungkar, Santi Asoka Mala.

Kuasa hukum Mark Sungkar Fahri Bachmid menilai, ketidakhadiran para saksi di persidangan dapat merugikan kliennya dalam membela hak-hak persidangan.

Menurutnya, jika saksi tak bisa dihadirkan secara langsung dapat merugikannya. Sebab, saksi tak bisa menunjukan bukti secara detail kepada hakim ketua.

“Kami meminta para saksi dihadirkan secara langsung bukan secara virtual Yang Mulia, karena kalau tidak ini dapat merugikan klien kami,” ujar Bachmid kepada majelis.

Sementara itu, jaksa penuntut umum (JPU) beralasan bahwa para saksi tidak hadir dikarenakan berada di luar kota yakni di Surabaya dan Kalimantan.

“Sebenarnya para saksi banyak yang di luar kota Kalimantan dan Surabaya Yang Mulia,” ujar jaksa kepada majelis hakim.

Namun, majelis hakim mengingatkan dan meminta kepada jaksa agar memastikan kehadiran para saksi di muka persidangan.

“Mengingat ini sebagai hak terdakwa, jaksa harus menghadirkan para saksi di muka persidangan, atur lah itu sebisa mungkin,” kata majelis hakim kepada JPU.

Akibat saksi tak bisa dihadirkan secara langsung, sidang ditunda sampai dua minggu ke depan. Rencananya sidang akan kembali dilanjutkan pada 10 Juli 2021 mendatang.

Sementara itu, terdakwa yang juga ayah kandung Zaskia dan Shireen Sungkar ini tak mempersoalkan jika sidang harus ditunda. Baginya, hal tersebut memang di luar ekspektasinya.

“Ditunda karena pengalaman minggu lalu, saksi itu tidak jelas. Artinya, ketika mau ditunjukkan bukti-bukti tidak bisa langsung. Jadi tim penasihat hukum meminta agar mereka dihadirkan secara langsung, itu lebih adil,” ujar Mark Sungkar, usai sidang.

AINUL GHURRI