Hakim Tolak Gugatan Penyitaan Aset dalam Kasus PT ASABRI

Hakim Tolak Gugatan Penyitaan Aset dalam Kasus PT ASABRI
Jaksa Arjuna Meghanada, saat mengikuti sidang praperadilan gugatan penyitaan aset dalam kasus PT ASABRI.

KEADILAN – Hakim tunggal Akhmad Sayuti menolak gugatan praperadilan atas penyitaan yang dilakukan Jaksa Agung terhadap sejumlah aset dalam kasus dugaan korupsi PT ASABRI. Hakim berpendapat bahwa tindakan hukum yang dilakukan termohon sudah sesuai dengan ketentuan hukum acara yang berlaku.

Sidang putusan dibacakan secara online, Rabu (21/7/2021). Gugatan terkait penyitaan itu diajukan Kari Manyaru sebagai termohon I, Fransisco Budi Handoko pemojon II dan Jimmy Tjokrosaputro swbagai pemohon III. Gugatan diwaliki tim pengacara dari Kantor Law Offices Fajar Gora & Partners. Sedangkan pihak kejaksaan diwakili Jaksa Arjuna Meghanada.

Dalam putusannya, hakim pada pokoknya mempertimbangkan bukti-bukti pemohon, saksi dan ahli dari pemohon serta bukti-bukti dari termohon dan memutuskan menolak permohonan para pemohon untuk seluruhnya dan membebankan biaya perkara kepada pemohon sebesar nol rupiah.

Jaksa Arjuna Meghanada yang mewakili Kejaksaan Agung selaku Termohon mengatakan, pihaknya telah menyampaikan 31 bukti. Dijelaskan Arjuna, bukti tersebut menunjukkan adanya afiliasi benda sitaan dengan tindak pidana dan bukti pelaksanaan tindakan penyitaan yang dilakukan oleh Tim Jaksa Penyidik.

“Aset yang disita yakni, terhadap dua bidang tanah yang diatasnya berdiri bangunan hotel yang dikenal dengan nama Hotel Brothers Inn baik yang ada di Jogyakarta maupun Sukoharjo,” kata Arjuna.

Hakim Tolak Gugatan Penyitaan Aset dalam Kasus PT ASABRI 1

Selanjutnya, kata Arjuna, berdasarkan bukti-bukti tersebut hakim berkeyakinan bahwa tindakan penyitaan termohon telah sesuai ketentuan hukum acara yang berlaku (due proces of law) sehingga menolak permohonan pemohon.

Sebelumnya permohonan praperadilan Nomor: 66/Pid.Pra/2021/PN.Jkt.Sel diajukan oleh para pemohon dan telah terdaftar di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tanggal 14 Juni 2021. Persidangan dimulai, Senin (12/7/2021) secara berturut-turut selama tujuh hari sampai dengan putusan, Rabu (21/7/2021).

Hakim Tolak Gugatan Penyitaan Aset dalam Kasus PT ASABRI 2
Sidang mendengarkan keterangan saksi via online.

Sidang putusan dilakukan secara online melalui zoom meeting mengingat kondisi pandemi dan status PPKM Darurat yang telah diperpanjang. Sementara dalam sidang pembacaan gugatan, pembuktian dan keterangan saksi dilakukan secara ofline.

Penerus Bonar

Share