Limbah Medis Berceceran, Begini Penjelasan Plt Camat Tapos 

Limbah Medis Berceceran, Begini Penjelasan Plt Camat Tapos Kantor Camat Tapos, Depok. FOTO: keadilan/RF

KEADILAN – Pelaksana tugas (Plt) Camat Tapos Anwar Nasihin mengatakan, limbah medis berupa jarum suntik yang terserak di tempat pembuangan sampah sementara RT 01 / RW 01 Kelurahan Cimpaeun, Depok merupakan sisa sampah saat pelaksanaan vaksinasi Covid -19 yang belum sempat terangkut.

Sebelumnya, vaksinasi Covid -19  digelar secara massal di SMK Negeri 1 Cimpaeun, Tapos, Depok pada 14 Juli 2021 lalu.

“Ada 1.537 peserta vaksinasi Covid -19 saat itu,” kata Anwar kepada keadilan.id pada Selasa (27/7/2021).

Ia menjelaskan usai pelaksanaan vaksinasi massal, ada botol suntik yang tercecer dan tidak sempat terangkut oleh tim yang telah ditunjuk untuk mengumpulkan limbah.

“Informasinya itu setelah pelaksanaan (vaksinasi) sampah- sampah itu sudah diangkut dua karung. Nah, saar pengakutan ada yang tercecer,” ujarnya.

Menurut Anwar, pihak pelaksana mengaku sudah bekerja secara maksimal membersihkan sampah vaksinasasi. Namun masih saja ada yang tercecer.

“Oleh petugas vaksin yamg kita bentuk, semua sudah rapi disisir, enggak ketemu (sampah). Ternyata masih ada (tercecer) ,” bebernya.

Lebih lamjut Ia menuturkan karena pelaksanaan vaksinasi dilakukan di ruang kelas, maka sisa sampah tersebut diyakini tercecer di kolong-kolong bangku dan dibersihkan oleh penjaga sekolah.

Namun Anwar memastikan bahwa petugas sudah membersihkan sampah jarum suntik itu dan sudah diangkut Satpol PP Kecamatan Tapos  untuk di tangani oleh Dinas Kesehatan Kota Depok sesuai prosedur.

Seperti diketahui, Senin (26/07/2001) masyarakat setempat mengeluhkan limbah medis berupa jarum suntik yang tercecer di kawasan Tapos, Depok.

Rahmat Fauzi

Editor      :
Reporter :