Kasus Kebakaran di Depok Umumnya Disebabkan Korsleting Listrik

Kasus Kebakaran di Depok Umumnya Disebabkan Korsleting ListrikPetugas Damkar melakukan pemadaman kebakaran di gudang peralatan pesta di Cinangka, Depok. Foto: liputan6

KEADILAN- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok banyak menerima laporan kasus kebakaran sejak Juni – Juli 2021.

Dari sekian banyak kasus kebakaran itu, DPKP Kota Depok mencatat umumnya kebakaran terjadi akibat korsleting listrik atau hubungan pendek arus listrik.

Oleh karena itu, untuk mencegah timbulnya kebakaran yang disebabkan korsleting, DPKP Kota Depok berbagi tips dalam mengantisipasi terjadinya kebaaran.

Kepala Bidang Pengendalian Kebakaran DPKP Kota Depok, Welman Naipospos mengatakan, warga harus rutin melakukan pengecekan kabel yang telah berusia lebih dari lima tahun Pengecekan bisa dilakukan sendiri atau meminta bantuan dari petugas terkait.

“Warga juga harus memakai peralatan elektronik sesuai prosudur yang ditetapkan. Kemudian menjauhkan barang yang mudah terbakar serta memperhatikan daya listrik yang digunakan, “ujarnya kepada keadilan.id, Senin(9/8/2021).

Selain itu, Welman juga menyarankan warga atau pemilik usaha untuk menyiapkan alat pemadam kebakaran api ringan (APAR).

Untuk rumah tangga, sambung Welman, sebaiknya tabung yang digunakan berukuran lima kiogram. Sedangkan tempat usaha menggunakan tabung yang enam kilogram.

“Langkah-langkah tersebut harus dilakukan, berhubung sebagian besar penyebab kebakaran di Kota Depok sampai Juni 2021 disebabkan korsleting listrik. Sampai sekarang ada 23 kasus di permukiman warga,” tutupnya.

Rahmat Fauzi

Editor      :
Reporter :