Kuasa Hukum Benny Tjokro: Dua Hakim Perkara Asabri Sudah Dilaporkan ke KY

Kuasa Hukum Benny Tjokro: Dua Hakim Perkara Asabri Sudah Dilaporkan ke KYKuasa hukum Benny Tjokrosaputro. Foto: keadilan

KEADILAN- Kuasa hukum terdakwa Benny Tjokrosaputro, Fajar Gora menyampaikan keberatan atas komposisi majelis hakim yang menangani perkara PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).

Pasalnya, diantara lima majelis hakim itu ada dua majelis hakim yang pernah menangani perkara PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Dua majelis hakim itu adalah Rosmina yang menjadi Hakim Ketua perkara Jiwasraya. Satu lagi, Ig Eko Purwanto yang saat ini menjadi Hakim Ketua perkara PT Asabri (Persero). Kedua hakim ini rupanya yang memvonis Benny Tjokro seumur hidup terkait perkara Jiwasraya.

“Kita keberatan atas komposisi majelis hakim yang menangani perkara Asabri ini. Tentu ini sangat berbahaya. Artinya, jangan sampai kejadian perkara Jiwasraya nanti terulang lagi,” ucap Gora kepada keadilan.id usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (16/8/2021).

Gora meragukan objektifitas hakim nantinya dalam memutus perkara PT Asabri. “Karena dua hakim tersebut pernah menangani Jiwasraya dulu dan saat ini, dua hakim tersebut kini tengah menangani Benny Tjokro dalam perkara PT Asabri,” katanya.

Gora menambahkan,  dua majelis hakim itu sudah dilaporkan ke Komisi Yudisial (KY). Saat ini, KY masih melakukan pemeriksaan berkas terhadap dua hakim tersebut.

“Jadi idealnya majelis hakim yang kita laporkan ke KY itu, mestinya jangan ditunjuk dulu dong sebagai majelis hakim, kan terdakwanya sama, kasusnya juga hampir mirip-mirip. Jangan-jangan dia memberikan putusan yang tidak objektif. Itu yang kita takutkan,” tandasnya.

Perlu diketahui, Direktur Utama PT Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro kembali menjadi terdakwa dalam perkara Asabri (Persero).

Benny dan 7 terdakwa lainnya didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp22,7 triliun.

Mereka adalah Direktur Utama (Dirut) PT Asabri periode 2016-2020 Letjen Purn. Sonny Widjaja, Dirut PT Asabri periode 2012-2016 Mayjen Purn. Adam Rachmat Damiri, Direktur Investasi dan Keuangan PT Asabri periode 2014-2019 Hari Setianto, Direktur Investasi dan Keuangan PT Asabri periode 2012-2014 Bachtiar Effendi.

Kemudian, Dirut PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP) Lukman Purnomosidi, Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, dan Kepala Divisi Investasi PT Asabri periode 2012-2017 Ilham Wardhana Siregar (meninggal dunia).

Atas perbuatannya, para terdakwa didakwa dengan Pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain didakwa pasal itu, Benny Tjokrosaputro juga dikenakan pasal pencucian uang sebagaimana dalam Pasal 4 UU No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Ainul Ghurri