Sebanyak 707 Napi Rutan Kelas 1 Depok  Dapat Remisi

Sebanyak 707 Napi Rutan Kelas 1 Depok  Dapat RemisiPemberian surat remisi kepada napi Ruran Kelas 1 Depok : Foto: istimewa

KEADILAN- Sebanyak 707 orang narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok menerima hadiah remisi atau pengurangan masa hukuman terkait momen perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke 76 Republik Indonesia yang pada Selasa 17 Agustus 2021.

Dari sekian banyak napi yang menerima remisi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenhunkam) ada dua napi yang sangat beruntung karena dinyatakan langsung bebas.

Kepala Keamanan Rutan Kelas I Depok, Nurman Fauzi mengatakan ketentuan remisi ini berdasarkan surat keputusan Kemenhunkam yang memberikan remisi umum 17 Agustus kepada 707 warga binaan pemasyarakatan (WBP).

“Sesuai dengan usulan Rutan Kelas I Depok
Bahwa kami sudah menerima keputusan dari Kemenhukam terkait remisi 707 orang. Dua di antaranya langsung bebas,” ujarnya kepada keadilan.id, Rabu (18/8/2021).

Mereka yang mendapat remisi tersebut mayoritas adalah warga Depok dan remisi terdiri dari dua kategori, yaitu RU I dan RU II.

Napi Rutan Depok yang menerima jatah remisi umum I sebanyak 705 orang. Rinciannya 91 orang dikurangi masa hukuman satu bulan, 121 orang dikurangi 2 bulan, 161 orang dikurangi 3 bulan, 250 orang dikurangi 4 bulan, 80 orang dikurangi 5 bulan dan dua orang dikurangi masa hukuman 6 bulan.

Selanjutnya untuk napi Rutan Depok yang langsung bebas dua orang.

“RU I adalah remisi umum 17 Agustus yang diberikan kepada narapidana pada saat masa pidananya dikurangi masa perolehan hukuman. Dengan kata lain yang bersangkutan masih harus menjalani sisa pidana sehingga belum bisa bebas. Sedangkan RU II adalah remisi umum yang jika dikurangi masa pidananya, maka napi tersebut akan bebas bertepatan HUT RI 17 Agustus 2021,” sambungnya.

Dia menambahkan ada beberapa syarat napi Rutan Depok berhak untuk mendapatkan remisi antara lain, berkelakuan baik dalam kurun waktu remisi berjalan.

Untuk tindak pidana umum harus telah menjalani pidana minimal 6 bulan terhitung sejak tanggal penahanan. Terakhir untuk tindak pidana terkait PP 99 Tahun 2012 Pasal 34 A, tetap harus menjalani pidana 6 bulan dengan melampirkan syarat-syarat sesuai ketentuan.

Rahmat Fauzi

Editor      :
Reporter :