Waspada, Sindikat Asing Bobol Uang Nasabah Lewat Skimming

Waspada, Sindikat Asing Bobol Uang Nasabah Lewat SkimmingPara tersangka WNA yang melakukan kejahatan perbankan di Indonesia. Foto: istimewa

KEADILAN- Kejahatan perbankan terus terjadi di Indonesia. Baru-baru ini Tim Siber Polda Metro Jaya mengungkap kejahatan perbankan dengan modus skimming yang melibatkan warga negara asing.

Lima pelaku terdiri dari dua warga negara Rusia dan satu dari Belanda. Tersangka VK asal Rusia, sedangkan NG asal Belanda.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, dalam satu tahun terakhir sindikat ini berhasil meraup  Rp 17 miliar.

“Tersangka VK masuk ke Indonesia sebagai guide turis Jakarta-Bali. Kemudian VK mengajak NG asal Belanda yang baru 4 bulan tinggal di Indonesia, ” ungkap Yusri.

Dalam aksinya, kedua pelaku  memerintakan seseorang berinisial A yang berada di luar negeri melakukan skimming.

“Yang  berinisial A sudah masuk daftar pencarian orang (DPO),” ujar Yusri.

Sedangkan pelaku lainnya yang berinisial RW berperan sebagai pemilik rekening penampung. Ia  merupakan residivis narkoba yang kenal dengan bos atasnya berinisial A. RW sendiri diketahui memiliki 951 blank card.

“Dari aksi skimming, mereka mendapat 10 hingga 20 persen dari setiap ATM. Selebihnya dana dikirim ke bos atasannya melalui virtual account,” papar Yusri.

Kejahatan perbankan ini terungkap karena polisi mendapat laporan dari seorang nasabah yang tidak melakukan transaksi, namun uang di ATM kosong.

“Saat beraksi para tersangka meletakkan alat yang dapat merekam data pemilik ATM. Kemudian data nasabah diduplikat ke blank card. Selanjutnya mereka mengambil dan mentransfer uang ke bos di atasnya,” papar Yusri.

Para tersangka dikenakan Pasal 30 jo Pasal 46 ayat (2) dan atau Pasal 32 jo Pasal 48 ayat (2) jo Pasal 36 jo Pasal 51 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Darman Tanjung

Editor      :
Reporter :