Kuasa Hukum Tak Siap, Sidang ‘Bruder Angelo’ Ditunda

Kuasa Hukum Tak Siap, Sidang ‘Bruder Angelo’ DitundaIlustrasi pencabulan anak.

KEADILAN- Sidang perdana terdakwa Lucky Lukas Ngalngola alias Bruder Angelo, seorang biarawan dalam kasus dugaan pencabulan anak di Pengadilan Negeri Depok ditunda. Penundaan ini dilakukan karena kuasa hukum terdakwa tidak siap.

Sedianya sidang digelar pada Rabu (15/9/2021) pagi, dengan agenda pembacaan surat dakwaan terhadap Angelo. Namun sidang tak jadi dibuka oleh majelis hakim.

Sebelumnya, perkara dengan  nomor register 317/Pid.sus/2021/PN Dpk ini hendak dibuka. Dari pengeras suara terdengar panggilan supaya pengacara terdakwa memasuki ruangan persidangan.

Namun hingga persidangan dimulai, penasehat hukum terdakwa belum juga datang.

“Ya ditunda, karena penasihat hukum terdakwa tidak hadir. Kita kasih kesempatan lagi Rabu depan, 22 September 2021 untuk bisa menghadirkan penasihat hukum terdakwa,” ujar Humas PN Depok, Ahmad Fadil kepada keadilan.id Rabu (15/9/2021).

Fadil menyebut tidak ada alasan yang jelas soal ketidakhadiran kuasa hukum terdakwa.

“Tidak ada alasan dan juga tidak ada surat pemberitahuan kepada kami,” jelasnya.

Sebagai informasi, Angelo sempat ditahan pada 2019, karena diduga mencabuli sedikitnya tiga anak-anak panti asuhan Kencana Bejana Rohani masing-masing berinusial Jo, Lr dan Sm.

Namun Angelo sempat dibebaskan dari tahanan karena polisi kesulitan melengkapi berkas pemeriksaan. Sebab, anak-anak korban pencabulan sudah berpencar setelah panti asuhannya ditutup.

Ketika dilepas, Angelo dikabarkan memiliki panti asuhan baru di Depok. Infornasi Angelo mendirikan panti asuhan baru membuat masyarakat sekitar resah. Mereka khawarir Angelo bakal mengulangi perbuatan cabulnya.

Atas desakan masyarakat, akhirnya pada 7 September 2020, tim kuasa hukum para korban mendampingi pelapor untuk membuat laporan baru atas kasus ini ke Polres Metro Depok dengan laporan Nomor LP/2096/K/IX/2020/PMJ/Restro Depok.

Rahmat Fauzi

Editor      :
Reporter :