Penggelapan Mobil Rental Diotaki Janda, Begini Faktanya

Penggelapan Mobil Rental Diotaki Janda, Begini FaktanyaBarang bukti penggelapan mobil rental dipajang di Polres Metro Depok. Foto: Humas Polda Metro Depok

KEADILAN- Polisi menangkap lima orang komplotan pelaku pencurian mobil rental di Depok. Dalam dua bulan kompolotan yang dimotori janda ini berhasil menipu pengusaha rental sebanyak 40 unit mobil.

Rabu, 15 September 2021, menjadi hari yang apes bagi lima sekawan. Kelima pelaku berhasil ditangkap Tim Resmob Polres Metro Depok.

Aksi kejahatan ini berhasil diungkap setelah seorang korban berinisial T mengaku telah menyewakan mobil jenis Toyota Avanza ke pelaku DD, namun tidak pernah dikembali. Laporan korban kemudian ditindaklanjuti Tim Resmob Polres Metro Depok.

Petugas berhasil meringkus pelaku DD yang menjadi dalang kejahatan ini di kawasan Cimanggis. Setelah dilakukan pengembangan berhasil menggarap empat pelaku lainnya yang berperan sebagai kaki-tangan pelaku.

Kelima tersangka adalah Dona Deliana ( janda otak penggelapan), Angga, Bambang, Nemit dan Nasep yang ikut diringkus. Nama-nama terakhir berperan sebagai penjual.

“Jadi modusnya ini rental mobil untuk satu bulan, alasannya untuk keperluan kantor, bisnis dan lain-lain. Ada lima tersangka yang kam amankan, seorang wanita adalah kaptennya. Dia yang merencanakan dan mengkoordinir empat pelaku lainnya, ” ujar Kasat Reskrim Polres Depok AKBP Yogen Heroes Baruno kepada keadilan.id, Kamis (16/9/2021).

Empat orang kaki-tangan DD , lanjut Yogen berperan mencari pembeli untuk mobil yang disewa tersebut. Kemudian mobil rental tersebut dijual dengan harga murah tanpa dokumen yang lengkap. DD memberikan 10 persen  hasil penjulan kepada keemptanya.

Mobil hasil penggelapan dijual dikisaran harga Rp 60 juta hingga Rp 70 juta, beserta STNK.

Sejauh ini polisi telah mengamankan 31 unit mobil yang sudah sempat dijual DD, dari total 40 unit yang disewakan pemilik. Sementara sisa 9 mobil lagi masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Yogen menuturkan, mobil yang diamankan oleh polisi terdiri dari Daihatsu Xenia, Sigra, Ayla, Toyota Avanza, Calya, serta Suzuki Ertiga dan sejumlah merek lain.

“Dalam kurun waktu dua bulan, sejak Juli lalu, sudah 40 unit mobil yang dicuri. Yang berhasil kami amankan ada 31 unit, jadi masih ada lagi yang kami kejar,” sambung Yogen.

Yogen berpesan agar masyarakat juga turut membantu polisi dengan menyerahkan mobil yang telah dibeli tersebut untuk mempercepat pengembangan.

“Bisa saja yang dibeli ikut terseret karena menjadi penadah. Sebab harga mobil yang dibeli jauh lebih murah dari harga pasaran,” sambungnya.

Kelima tersangka dikenakan pasal berlapis yaitu Pasal 372 juncto 378 KUHP tentang pencurian dan penggelapan dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Rahmat Fauzi

Editor      :
Reporter :