Polisi Bekuk Sindikat Narkoba Antar Provinsi

Polisi Bekuk Sindikat Narkoba Antar ProvinsiPara tersangka pabrik rumahan narkoba jenis tembakau gorilla. Foto: Humas Polda Metrob Jaya

KEADILAN-Penyidik Subdit I Psikotropika Ditresnarkoba Polda Metro Jaya meringkus dua sindikat jaringan narkoba antar provinsi.

Pertama, polisi mengungkap jaringan home industry tembakau sintetis (sinte) Jakarta-Bandung. Enam tersangka yang ditangkap masing-masing inisial AEP, GBS, ES, GR, FR dan P.

Dari tangan keenam tersangka disita barang bukti empat kilogram tembakau sintetis dan 31 liter untuk bahan campuran tembakau tersebut.

Tembakau yang memabukkan itu dijual para pelaku melalui media media sosial.

“Ada dua home industry jenis tembakau sintetis atau tembakau gorilla,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus,  Jumat (17/9/2021).

Pengungkapan kasus itu terjadi setelah polisi melakukan pengintaian tersangka P yang hendak mengirimkan 400 gram tembakau sintetis ke pemesannya dan menangkap P di Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Dikembangkan lagi berhasil mengamankan AEP dengan barang bukti 4,125 gram. Jadi AEP dan P ini kurir,” ujarnya

Polisi kembali melakukan pendalaman dan mengamankan ES, GR, dan RF serta GBS yang merupakan satu layer di atas para kurir.

“Ini masih kita kejar lagi, masih di dalami lagi, karena salah satu tersangka yang mengendalikan itu adalah napi lapas di daerah Jawa Barat. Sementara yang kita bongkar ini home industry di Apartemen Galery dan satu lagi pabriknya di Ciampea, Bandung,” tutur Yusri.

Selain itu, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya juga berhasil mengungkap jaringan peredaran ekstasi Jakarta-Sulawesi Selatan. Ribuan butir ekstasi yang hendak dikirim ke Sulawesi Selatan berhasil digagalkan.

Darman Tanjung

Editor      :
Reporter :