Dugaan Korupsi Damkar Depok Naik ke Penyidikan

Dugaan Korupsi Damkar Depok Naik ke PenyidikanGedung Kajari Depok. Foto: IDN Times

KEADILAN- Kejaksaan Negeri Depok telah menaikkan dugaan kasus korupsi Dinas Pemadan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok ke tingkat penyidikan.

Kejari Depok meningkatkan status perkara ini, lantaran sebelumnya telah menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi pada kasus itu.

“Kasus damkar sudah naik ke level penyidikan. Ada dua dugaan tindak pidana korupsi,” kata Kepala Kejari Depok Sri Kuncoro kepada wartawan Jumat (17/9/2021).

Perkara pertama terkait pengadaan seragam dan sepatu pakaian dinas lapangan (PDL). Kedua, adalah tentang pemotongan gaji.

Sri Kuncoro memastikan pihaknya akan tetap tetap fokus dan proporsional dalam menangani dua perkara dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

Kejari Depok sudah menerbitkan dua surat perintah penyidikan yakni tentang pengadaan seragam dan sapatu PDL pada tahun 2019 serta surat perintah penyidikan tentang pemotongan gaji honorarium penanganan Covid -19 bagi pemadam kebakaran pada tahun 2020.

Sri Kuncoro menuturkan bahwa Kejari Depok tetap jalan dan sudah punya SOP dan mekanisme kerja dalam penanganan perkara. “Jika pekan depan bakal ada banyak yang diperiksa, bukan berarti pihaknya mengulur-ulur waktu,” katanya.

Ia memaparkan, dalam penyidikan  pihaknya terus mengumpulkan alat bukti. Dengan alat bukti tersebut akan dapat diketahui siapa yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi damkar Depok.

“Jadi stepnya kumpulin dulu alat bukti baru ketemu tersangka, kecuali kalau mau langsung itu operasi tangkap tangan (OTT),” sambungnya.

Disampaikannya untuk penetapan tersangka terhadap seseorang harus dilandasi alat bukti dan keterangan yang kuat, sehingga pihaknya tidak gegabah dalam mengambil keputusan.

“Jika sudah ada orang yang berpotensi jadi tersangka, kami akan fokus ke orang yang punya potensi ini, dan penetapannya biasanya tidak memakan waktu lama lagi,” tutupnya

Rahmat Fauzi

Editor      :
Reporter :