Perkara Suap Eks Pejabat Ditjen Pajak Segera Disidangkan

Perkara Suap Eks Pejabat Ditjen Pajak Segera DisidangkanGedung Pengadilan Tipikor Jakarta. Foto: keadilan/AG

KEADILAN- Jaksa Komisi KPK Riniyati Karnasih telah melimpahkan berkas perkara dengan terdakwa Angin Prayitno dan Dadan Ramdani ke Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Angin Prayitno merupakan mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak tahun 2016-2019. Sedangkan Dadan Ramdani adalah mantan Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan Ditjen Pajak.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, penahanan Angin dan Dadan sudah menjadi wewenang majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.

“Selanjutnya menunggu penetapan penunjukkan majelis hakim dan penetapan hari sidang dengan agenda pertama pembacaan surat dakwaan,” katanya.

Diketahui, dua mantan pejabat itu diduga menerima suap dari tiga perusahaan, yakni PT Gunung Madu Plantations, PT Bank PAN Indonesia (Panin), dan PT Jhonlin Baratama.

KPK menduga keduanya telah mengatur jumlah pajak sesuai keinginan tiga perusahaan itu. Atas jasa tersebut, mereka diduga menerima uang dengan total Rp37 miliar.

Suap itu diserahkan empat orang konsultan pajak atau perwakilan dari tiga perusahaan itu. Keempat orang itu adalah Ryan Ahmad Ronas, Aulia Imran Maghribi, Agus Susetyo, serta kuasa wajib pajak Veronika Lindawati.

“Terkait hasil pemeriksaan pajak untuk tiga wajib pajak dimaksud, APA bersama-sama dengan DR diduga telah menerima sejumlah uang,” kata Ketua KPK Firli Bahuri.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan enam orang tersangka sebagai. Selain Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani, empat tersangka lain yaitu Ryan Ahmad Ronas, Aulia Imran Maghribi, Veronika Lindawati dan Agus Susetyo.

Kesemuanya didakwa dengan dakwaan Pasal 12 huruf a UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke (1)KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. Kedua, dikenakan Pasal 11 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Ainul Ghurri

Editor      :
Reporter :