Soal Pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi, Ini Kata Pimpinan DPR RI

Soal Pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi, Ini Kata Pimpinan DPR RIWakil Ketua DPR RI dari Fraksi Golkar Lodewijk Freidrich Paulus.

KEADILAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum mengirim nama calon Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto kepada pimpinan DPR RI. Marsekal Hadi bakal pensiun pada 9 November mendatang.

Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Golkar Lodewijk Freidrich Paulus memastikan, sosok Panglima TNI yang baru akan diumumkan Presiden Jokowi sebelum masa pensiun Marsekal Hadi.

Lanjut Lodewijk, pihaknya akan menerima nama calon panglima TNI setelah reses. Kata Lodewijk, reses akan dimulai pada 7 Oktober hingga 7 November.

Begitu juga proses uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap calon panglima baru tersebut kata Lodewijk bisa dilakukan setelah reses.

“Kita berharap ya sebelum tanggal 9 November kita sudah punya Panglima TNI baru,” ujar Lodewijk kepada wartawan, Senin (4/10/2021).

Akan tetapi kata Lodewijk, bila nama calon Panglima tersebut belum dikirim setelah reses, masih ada peluang hingga tanggal 1 Desember. Sebab secara hukum (de jure), Marsekal Hadi akan pensiun pada tanggal tersebut.

“Waktu kita ada setelah masa reses sampai dengan kalau secara de jure tanggal 1 Desember beliau resmi pensiun sebagai prajurit TNI,” tukasnya.

Panglima TNI ke-20 Marsekal Hadi Tjahjanto pada 8 November 2021 akan berusia 58 tahun. Sudah menjadi tradisi di TNI, sebelum memasuki purnatugas, pengganti Panglima TNI sebelumnya sudah terpilih. Bahkan, presiden yang memiliki hak prerogatif memilih panglima TNI, biasanya sudah menetapkan kandidat jauh-jauh hari.

Saat ini, ada dua nama yang santer disebut-sebut sebagai calon Panglima TNI. Pertama, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa. Berikutnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono. Dua orang itulah yang bisa menjadi Panglima TNI ke-21.

Odorikus Holang

Editor      :
Reporter :