Waduh, Seribuan Pegawai Kejagung Tak Laporkan Kekayaan

Waduh, Seribuan Pegawai Kejagung Tak Laporkan Kekayaan
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin

KEADILAN – Sebanyak 11,44 persen pegawai Kejaksaan Agung belum menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara secara elektronik (e-LHKPN). Hal itu disampaikan Jaksa Agung ST Burhanuddin saat membuka Rapat Kerja Teknis Bidang Pengawasan 2021.

Acara yang berlangsung selama dua hari mulai Selasa (5/10) sampai Rabu (6/10) secara virtual ini sendiri dihadiri oleh Ketua Komisi Kejaksaan RI, Dr. Barita Simanjuntak, Wakil Jaksa Agung RI, Setia Untung Arimuladi dan para Jaksa Agung Muda.

Dari laman e-LHKPN di situs KPK, terdapat 11.715 pegawai Kejagung yang wajib melaporkan LHKPN. Dan bila merujuk persentase yang disebutkan Jaksa Agung tersebut, ada sekitar 1.100 pegawai yang belum menyampaikan laporannya.

Karenanya, dalam kesempatan itu, Jaksa Agung menyampaikan Bidang Pengawasan berperan dalam memonitor tingkat kepatuhan penyampaian e-LHKPN pegawai Kejaksaan. “Saya minta Bidang Pengawasan dapat lebih mendorong setiap pegawai untuk melaporkan e-LHKPN secara tertib,” tegasnya.

Chairul Zein

Editor      : Syamsul Mahmuddin
Reporter : Chairul Zein