KY Pastikan Awasi Sengketa Kasus Pertanahan

KY Pastikan Awasi Sengketa Kasus Pertanahan
Ketua KY, Mukti Fajar Nur Dewata. Foto: komisiyudisial.go.id

KEADILAN- Komisi Yudisial (KY) menaruh perhatian terhadap sejumlah kasus sengketa pertanahan. Terutama kasus yang ditenggarai melibatkan jaringan mafia tanah yang bekerja secara sistematis dan terorganisir dari hulu sampai ke hilir.

Ketua KY Prof. Mukti Fajar Nur Dewata menyatakan, pihaknya akan mengambil langkah dan upaya sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Salah satunya, melakukan pengawasan terhadap persidangan kasus pertanahan yang terindikasi melibatkan jaringan mafia pertanahan.

“KY berharap adanya keterlibatan publik secara aktif dengan cara memberikan laporan atau permohonan pemantauan,” ujar Mukti Fajar di Auditorium KY,  Jakarta, Kamis (7/10/2021).

Ia mengungkapkan, peran penting sinergisitas dalam menyikapi persoalan yang menimpa masyarakat ini.

Menurut Mukti, KY memerlukan gerakan sinergitas yang melibatkan seluruh mitra kerja baik pemerintah, lembaga negara, Mahkamah Agung, akademisi, masyarakat sipil, dan media dalam menyikapi persoalan yang menimpa masyarakat saat ini.

“Saya berharap dengan adanya kerja bersama ini, kita semua dapat menjadi game changer, yang dalam konteks KY adalah melindungi kehormatan dan keluhuran martabat hakim, baik dari iming-iming maupun tekanan dalam memutus perkara-perkara yang melibatkan jaringan mafia pertanahan,” paparnya.

Mukti menyebutkan, saat ini KY telah mendapatkan laporan dan melakukan investigasi terkait dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim dalam beberapa kasus pertanahan. Ini yang perlu diperhatikan bersama secara serius dan diletakkan dalam konteks sistem penegakan hukum yang lebih luas.

“Salah satu manfaatnya, KY dapat merumuskan model pengawasan dan investigasi yang lebih konstekstual berdasarkan tipologi kasus,” pungkasnya.

Editor      : Darman Tanjung
Reporter : Ainul Ghurri