Demokrat Ikut KPU, Pemilu Dilaksanakan Februari 2024

Demokrat Ikut KPU, Pemilu Dilaksanakan Februari 2024
Ilustrasi.

KEADILAN – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Demokrat H Anwar Hafid mengatakan, fraksinya tetap setuju jadwal pemungutan suara Pemilu dilaksanakan pada 21 Februari 2024. Hal tersebut sesuai dengan usulan yang disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kami fraksi Demokrat mendukung KPU. (Demokrat) mendukung tanggal 21 Februari,” ujar Anwar dalam diskusi bertajuk “Pemilu Serentak 2024: Ujian Demokrasi?” di Media Center DPR RI, Kamis (7/10/2021).

Menurut Anwar, KPU dalam menghadapi Pilkada perlu mempunyai waktu untuk bisa mendesain Pilkada itu sendiri. Hal itu menyikapi irisan tahapan Pilkada dan pemilu tidak berada pada posisi pada tahapan krusial.

“Kalau beririsan dengan tahapan yang biasa-biasa tidak masalah, tapi ketika dia berhadapan dan beririsan dengan tahapan-tahapan krusial misalnya, belum sempat ditetapkan hasil pemilu, kita sudah masuk tahapan Pilkada, pertanyaannya yang mau dijadikan tiket untuk mendaftar Pilkada pemilu 2024 atau pemilu 2019,” tanyanya.

Anwar menambahkan, patokan untuk mendapat tiket pasangan calon kepala daerah 2024 harus berdasarkan hasil pemilu 2024. Kalau masih patokan hasil pemilu 2019 merupakan bentuk kemunduran demokrasi.

“Berdasarkan pengalaman, pada tahun 2019 itu Agustus masih ada yang bersengketa di MK, sementara kalau 20 November 2024 itu Pilkada yang sudah kita sepakati 27 November itu pas dan belum ditetapkan hasil di MK,” tegasnya.

Hal krusial lain kata Anwar penyelenggara melaksanakan dua kegiatan yaitu tahapan pemilu dan Pilkada. “Kita bisa bayangkan 2019 itu, hanya pemilu yang dilaksanakan, itu masih banyak yang kelelahan akhirnya meninggal,” tegasnya.

Odorikus Holang

Editor      :
Reporter :