Miliki Sabu, Penjaga Warnet dan Pelanggan Divonis 4 Tahun

Miliki Sabu, Penjaga Warnet dan Pelanggan Divonis 4 Tahun
Hakim Ketua Hotnar Simarmata membacakan putusan dalam sidang perkara narkotika di PN Jakut, Kamis, 14 Oktober 2021. (Charlie)

KEADILAN – Fitri Yanti (28), karyawati penjaga warnet dan pelanggannya yang bernama Noviandi (25) divonis empat tahun penjara pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri jakarta Utara (PN Jakut), Kamis (14/10/2021). Majelis hakim menyatakan keduanya terbukti bersalah memiliki narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,28 gram.

Majelis hakim dipimpin oleh Hotnar sebagai Hakim Ketua dan Boko dan Edi Junaidi sebagai anggota sepakat dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Doni Boy Panjaitan yang sebelumnya menuntut empat tahun penjara dan denda Rp800 juta subsider empat bulan penjara.

“Menyatakan terdakwa Fitri Yanti dan terdakwa Noviandi telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana, tanpa hak atau melawan hukum memiliki narkotika golongan satu bukan tanaman, sebagaimana dakwaan alternatif kedua penuntut umum. Menjatuhkan pidana kepada kedua terdakwa dengan kurungan penjara masing-masing selama empat tahun, dan denda Rp800 juta subsider pidana penjara empat bulan,” ucap Hakim Ketua membacakan putusan.

Kedua terdakwa mengatakan tak keberatan dengan vonis tersebut. Mereka menerima dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Sidang ditutup.

Diketahui pada sidang sebelumnya, Fitri dan Noviandi ditangkap di warnet tempat Fitri bekarja di kawasan Penjaringan karena kedapatan memiliki sabu seberat 0,28 gram. Keduanya ditangkap polisi saat hendak turun dari sepeda motor, usai membeli sabu di Komplek Ambon, Jakarta Barat.

Anggota Polri dari Polsek Penjaringan yang melakukan penangkapan terhadap kedua terdakwa sempat dihadirkan ke persidangan sebagai saksi. Mereka mengatakan, selain Fitri dan Noviandi, masih ada satu tersangka lain bernama Kipli yang saat ini masih buron.

Editor      : Syamsul Mahmuddin
Reporter : Charlie Tobing