Kasus Pinjol PT ITN, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Kasus Pinjol PT ITN, Polisi Tetapkan 3 TersangkaPenggerebekan di markas pinjol ilegal di Green Lake City, Ruko Crown Blok C1-7, Tangerang. Foto:ist

KEADILAN- Polisi tengah gencar melakukan pengungkapan kasus pinjaman onlie (pinjol) yang akhir-akhir ini semakin meresahkan masyarakat.

Yang teranyar, kantor pinjaman pinjol ilegal di perumahan elite, Green Lake City, Kota Tangerang disergap Tim Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (14/10/2021). Perusahaan pinjol itu atas nama PT Indo Tekno Nusantara (ITN).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan untuk senentara polisi menetapkan  3 orang sebagai tersangka. Ketiga tersangka masing-masing inisial P, MAF, dan RW.

“P merupakan direktur PT ITN, MAF memiliki peran melakukan penagihan pinjaman online dengan mengirim foto-foto pornografi yang dibuat seolah-olah foto tersebut milik korban, dan RW menagih pinjaman dengan mengirim foto korban sama seperti MAF,” kata
Yusri, Jumat (15/10/2021).

Yusri menjelaskan, dalam penggrebekan di kantor PT ITN polisi mengamankan 32 orang. Mereka merupakan karyawan
jaringan penagih utang pinjol.

Dalam praktiknya, kata Yusri, bahwa pelaku penangih jasa pinjol menagih utang dengan cara-cara yang cukup keras dan melanggar hukum.

Berdasarkan berbagai kasus yang diterima, masyarakat yang terjerat pinjol mengalami stres akibat penagihan pelaku pinjol ini.

“Instruksi Kapolri sudah jelas, kemarin beliau sudah menyampaikan adanya kegiatan kegiatan fintech peer to peer lending yang di masa pandemi COVID merugikan dan meresahkan masyarakat,” ujar Kombes Yusri.

Bahkan ada beberapa korban masyarakat yang sempat stres dengan tagihan-tagihan, baik adanya pengancaman pelaku collector secara langsung, telepon atau medsos.

Editor      : Darman Tanjung
Reporter : Darman Tanjung