Selebgram Rachel Vennya Terancam UU Kekarantinaan

Selebgram Rachel Vennya Terancam UU KekarantinaanSelebgram Rachel Vennya. (Foto: Instagram/@rachelvennya)

KEADILAN- Polda Metro Jaya memastikan akan mengusut tuntas kaburnya selebgram Rachel Vennya saat menjalani karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara sepulang dari Amerika Serikat yang dibantu oleh oknum TNI.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memastikan pihaknya akan mengusut tuntas siapa saja yang terlibat dalam mafia karantina ini.

“Kami akan mengusut tuntas tanpa pandang bulu terhadap siapa saja yang terlibat dalam mafia karantina,” ucap Fadil di Polda Metro Jaya, Senin (18/10/2021).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan bahwa pihaknya akan memanggil Rachel besok, Selasa (19/10/2021) untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kemarin sudah dirilis Kodam Jaya. Kita tindak lanjuti hari ini, kita layangkan surat panggilan terhadap RV. Kita jadwalkan hari Kamis untuk hadir di sini, ” ucap Yusri.

Kaburnya Rachel dari RSDC bisa  dijerat UU Kekarantinaan Kesehatan.. “Ya jelas ada UU Karantina, ada UU Wabah Penyakit. Kalau tidak ada sanksi pidana polisi tidak urus,” tegas Yusri.

Dalam Pasal 9 ayat 1 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dijelaskan setiap orang wajib mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan.

Kemudian, pada ayat 2 menyatakan setiap orang berkewajiban ikut serta dalam penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan.

Pasal 14 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular menyatakan barang siapa dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 1 tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp1 juta.

“Ada aturan karantina lima hari, tapi yang bersangkutan tidak laksanakan ini akan kita proses,” pungkas Yusri.

Editor      : Darman Tanjung
Reporter : Darman Tanjung