Langgar PPKM, Mantan Lurah Pancoran Mas Depok Divonis Denda Satu Juta

Langgar PPKM, Mantan Lurah Pancoran Mas Depok Divonis Denda Satu JutaMantan Lurah Pancoran Mas, Depok, Suganda. Foto: keadilan/RF

KEADILAN- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Depok menjatuhkan vonis kepada mantan Lurah Pancoran Mas, Depok, Suganda yang menggelar pesta pernikahan anaknya pada hari pertama PPKM Darurat, awal Juli 2021. Ia terbukti terbukti bersalah melanggar protokol kesehatan (prokes) di masa PPKM

Vonis tersebut dijatuhkan hakim Tunggal Andi Imran Makulau pada pembacaan putusan perkara pelanggaran PPKM Darurat di PN Depok, Senin (18/10/2021).

“Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana dengan sengaja, yang disadari oleh terdakwa bahwa perbuatannya ini bisa menibulkan bertambahnya jumlah positif Covid-19,” ujar Andi.

Suganda dikenakan hukuman denda satu juta dengan subsider dua bulan kurungan.

“Terdakwa terbukti melanggar sebagaimana Dakwaan Pertama Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang No 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, atau kedua Pasal 212 KUHP, menghukum terdakwa dengan pidana denda satu juta, dengan ketentuan jika tidak dibayarkan, akan diganti dengan pidana kurungan selama dua bulan,” imbuhnya.

Menurut  Suganda, terdakwa  terbukti menggelar pesta resepsi pernikahan anaknya dengan melanggar aturan PPKM Darurat yang dihadiri tamu sekitar 300 orang.

“Ada sebagian tamu yang tidak memakai masker, kemudian ada prasmanan buat tamu, dan juga menyediakan musik grambang kromong yang memicu kerumunan,” sambungnya.

Andi mengungkapkan berdasarkan aturan PPKM Darurat, seharusnya tamu undangan yang hadir sebanyak 30 orang saja dari keluarga dekat.

Sementara itu, Suganda mengaku legowo menerima semua putusan dan tidak akan banding.

“Saya terima keputusan hakim apapun bentuknya, karena kami menyadari berada di pihak yang salah, jadi segala putusan hakim dan jaksa , tidak ada bantahan sama sekali,” kata Suganda usai persidangan.

Ia berjanji akan langsung membayar denda satu juta, selepas pembacaan putusan tersebut.

Rahmat Fauzi

Editor      : Darman Tanjung
Reporter : Rahmat Fauzi