Pemegang Saham MYRX Gugat Hanson di PN Jaksel

Pemegang Saham MYRX Gugat Hanson di PN JakselPerusahaan yang sahamnya dimiliki 170 orang penggugat di PN Jaksel

KEADILAN – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang perdana gugatan Pemegang Saham Publik MYRX (PT Hanson International Tbk.), Selasa (26/10). Dengan agenda penyerahan berkas Surat Kuasa Gugatan, sidang ini dipimpin oleh majelis hakim Sri Wahyuni.

Ketika persidangan berlangsung, tampak ratusan pemegang saham publik MYRX menghadirinya. Dan persidangan ini sendiri tidak berlangsung lama, dikarenakan tergugat I Bursa Efek Indonesia (BEI) belum memberikan kuasa hukum, sedangkan tergugat II adalah Otorotas Jasa Keuangan (OJK) tidak Hadir.

Kuasa Hukum dari pihak Pemegang Saham Publik MYRX selaku penggugat Tony Roland Tambunan dan Firman Aritonang, dalam gugatannya meminta saham MYRX untuk segera di open suspend. “Kerugian sita aset sebesar Rp7,9 triliun merupakan aset milik pemegang saham publik MYRX PT Hanson International Tbk,” ungkapnya.

Ditegaskan Tony, sejumlah para pemegang saham publik itu menggugat lantaran merasa mengalami kerugian sita aset sebesar Rp7,9 triliun yang notabene aset tersebut milik pemegang saham publik MYRX.
“Jumlah aset sebesar Rp7,9 Triliun itu merupakan total kerugian materiil dan imateriil, karena tidak open suspen yang diderita Penggugat, dalam hal ini 170 para pemegang saham itu,” tegasnya.

Sidang ini sendiri akan dilanjutkan pada Selasa, 9 November 2021. Dan Tony berharap pada sidang kedua tersebut, para tergugat dan turut tergugat hadir dalam persidangan.

Editor      : Syamsul Mahmuddin
Reporter : Chairul Zein