Panglima TNI dan Pangdam Bahas Penanganan Covid-19 serta Pengamanan Nataru

Panglima TNI dan Pangdam Bahas Penanganan Covid-19 serta Pengamanan NataruPanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanyo melakukan rapat secara daring terkait evaluasi penanganan Covid- dan pengamanan Nataru. (Foto.Pendam XVII/Cenderawasih)

KEADILAN – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan rapat evaluasi secara daring dengan Panglima Daerah Militer (Pangdam) se-Indonesia, Selasa (26/10/2021). Rapat tersebut membahas soal penanganan Covid-19 serta pengamanan menghadapi Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dalam arahannya, Panglima TNI  menyampaikan bahwa saat ini penanganan Covid-19 di Indonesia sudah cukup baik. Secara umum kasusnya sudah menurun sampai dengan 5 %. Meski dekikian, tidak boleh membuat penanganan menjadi lengah, namun tetap harus waspada.

Selanjutnya Panglima TNI juga menegaskan bahwa kelonggaran aktivitas sosial dan ekonomi sudah dilaksanakan serta pembelajaran tatap muka sudah dimulai di beberapa daerah di Indonesia. Terkait hal tersebut provinsi yang akan menjadi tuan rumah belajar tatap muka untuk pertama kalinya adalah Bali dan Lombok.

Panglima TNI juga menambahkan tentang program testing dan tracing yang dilakukan bagi mereka yang bergejala sakit pada saluran pernapasan serta kontak erat dengan penderita Covid-19. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing.

Terkait dengan perayaan Nataru yang sudah semakin dekat, Panglima TNI mengarahkan kepada para Pangdam untuk berkoordinasi dengan instansi lainnya dalam mewaspadai rencana mudik di daerah masing-masing sehingga tidak terjadi lonjakan kasus.

Lebih lanjut ditekankan juga bahwa program vaksinasi terus dilakukan terutama di wilayah-wilayah yang diperkirakan masyarakatnya akan melakukan mudik Natal sehingga pada bulan November ini diharapkan capaian vaksinasi Covid-19 bagi daerah yang belum mencapai 50% harus sudah mencapai 50%. Selain itu diharapkan pada bulan Desember semua daerah sudah mencapai 70%. Khusus bagi Provinsi Aceh dan Papua cakupan vaksinasi belum mencapai 70 % dan masih sangat kurang.

Sementara itu di akhir arahannya, Panglima TNI berpesan agar senantiasa tetap mempedomani Protokol Kesehatan dan wajib melaksanakan 3 M yaitu Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan yang harus terus disampaikan kepada masyarakat. Selain itu ditekankan juga agar pelaksanaan 3 T tetap dioptimalkan dan meningkatkan cakupan vaksinasi di wilayah masing-masing yang masih kurang serta melaksanakan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi agar kesemuanya dapat berjalan dengan lancar.

Panglima TNI dan Pangdam Bahas Penanganan Covid-19 serta Pengamanan Nataru 1
Pangdam XVII Cenderawasih dan jajaran mengikuti rapat secara daring dengan Panglima TNI.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, mengikuti rapat tersebut dari Ruang Puskodalops Makodam XVII/Cenderawasih.

Turut hadir Asops Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Veryanto Napitupulu, Aster Kasdam XVII/ Cenderawasih Kolonel Inf Yarnedi Mulyadi dan Kakesdam XVII/Cenderawasih Kolonel Ckm dr I Nyoman Linggih.

Editor      : Penerus Bonar
Reporter : Penerus Bonar