DPD RI: Ketersedian Guru Masih Jauh dari Harapan

DPD RI: Ketersedian Guru Masih Jauh dari HarapanPansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer DPD RI Rapat Dengar Pendapat secara virtual bersama Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Ristek.

KEADILAN – Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer DPD RI meminta pemerintah harus segera mencari solusi atasi kekurangan guru di Indonesia.

Menurut data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada tahun 2021, kekurangan guru ASN di sekolah negeri sekitar 1.002.616 orang, dan jumlah guru honorer adalah 742.459 orang.

Ketua Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer DPD RI Tamsil Linrung mengatakan dalam rangka mengatasi kekurangan guru ASN ini, pada tahun ini pemerintah telah melakukan rekrutmen satu juta guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Faktanya keterbatasan dana Pemda dan faktor-faktor lainnya, hanya 506.252 yang mendaftar. Hanya 173.329 guru honorer yang lulus tahap awal. Masih jauh dari kebutuhan guru ASN yang lebih dari satu juta orang,” ujar Tamsil saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual zoom, Kamis (11/11/2021).

Tamsil berharap, rekrutmen guru PPPK tahap kedua jumlah guru honorer yang lulus seleksi bisa lebih besar lagi, sehingga dapat memenuhi kekurangan guru ASN di sekolah negeri. Rekrutmen guru ASN dinilai sangat penting karena berbeda dengan guru honorer, mereka hidup sejahtera atau hidup layak.

“Apalagi guru yang telah mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG). TPG diberikan kepada mereka yang telah memiliki sertifikat pendidik. Sayangnya, sertifikasi guru belum tuntas, khususnya guru PAI di sekolah umum. Terdapat sekitar 32.336 guru PAI yang belum bersertifikat,” katanya.

Sementara Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Ristek Iwan Syahril menjelaskan pemerintah telah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru honorer pada sekolah negeri, melalui seleksi guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja PPPK.

“Jumlah guru seharusnya di sekolah negeri 2,2 juta, tapi terisi guru PNS 1,1 juta, sedangkan honorer sekolah negeri 742 ribu, CPNS 2019 dan PPPK 2020 84 ribu,” imbuhnya.

Iwan menambahkan apabila 742 ribu guru honorer di sekolah negeri diangkat seluruhnya menjadi PPPK, masih terdapat kekurangan guru sebesar 275 ribu. Padahal merujuk pada UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN dibutuhkan satu juta guru ASN untuk dapat menutupi kekurangan guru di sekolah negeri.

Editor      : Penerus Bonar
Reporter : Odorikus Holang