Surati Kominfo, Kuasa Hukum MS Minta Kinerja KPI Dievaluasi

Surati Kominfo, Kuasa Hukum MS Minta Kinerja KPI DievaluasiKantor KPI.

KEADILAN – Tim kuasa hukum MS, korban pelecahan dan perundungan di Kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta agar Menteri Komunikasi dan Informatika Kominfo mengevaluasi kinerja KPI. Permintaan tersebut ditulis kuasa hukum MS dalam surat yang ditujukan kepada Menteri Kominfo Johny G Plate pada Senin (15/11/2021).

Dalam isi surat tersebut, Mehbob selaku ketua tim kuasa hukum MS mengatakan kecewa dengan adanya pihak dari KPI yang menganjurkan upaya damai. “Kami menyesalkan sikap Sekretaris KPI Umri yang pada 8 September 2021 menganjurkan, memfasilitasi, dan mempertemukan MS bersama kelima Terlapor di Kantor KPI agar berdamai guna menyelesaikan kasus di luar hukum,” ujar Mehbob dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/11/2021).

Mehbob menilai kebijakan KPI dalam penanganan kasus pelecehan dan perundungan terhadap MS yang tidak konsisten justru memperparah kondisi korban.

Diketahui sebelumnya, pegawai KPI berinisial MS mengaku sering menerima perundungan sejak tahun 2012. Dalam keterangan tertulisnya mengatakan pada tahun 2015, rekan kerjanya ramai-ramai memegangi kepala, tangan, kaki, dan melakukan pelecehan seksual padanya.

MS bercerita kalau dia sudah dua kali mengadukan kasus ini kepolisian, tapi tidak diteruskan. Kemudian pada awal bulan lalu MS melaporkan lima pegawai KPI, yaitu RM, FP, RT, EO dan CL ke Polres Jakarta Pusat.

MS sendiri telah selesai menjalani rangakaian pemeriksaan psikis di RS Polri pada Kamis, (14/10/2021). Pemeriksaan dinyatakan selesai setelah MS enam kali diperiksa. Nantinya hasil pemeriksaan akan langsung diserahkan ke Penyidik Polres Jakarta Pusat. Hasil itu akan menjadi dasar polisi untuk bertindak dan memproses laporan MS.

Editor      : Syamsul Mahmuddin
Reporter : Charlie Tobing