Kejari Jakpus Tahan 3 Pembobol Bank DKI

Kejari Jakpus Tahan 3 Pembobol Bank DKIKepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Bima Suprayoga saat mengumumkan penahanan 3 tersangka dugaan korupsi di Bank DKI

KEADILAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat menahan tiga tersangka dugaan korupsi terkait pemberian fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) Tunai Bertahap dari Bank DKI kepada PT Broadbiz tahun 2011 – 2017, Selasa (16/11). Akibat kasus tersebut, Bank DKI kebobolan sebesar Rp39 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Bima Suprayoga menyebutkan dari ketiga tersangka rersebut, dua diantaranya dari pihak Bank DKI yakni MT selaku Pimpinan Bank DKI Cabang Pembantu Muara Angke dan JP selaku Pimpinan Bank DKI Cabang Permata Hijau. “Tersangka lainnya RI selaku Direktur Utama PT Broadbiz Asia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bima menjelaskan modus yang dilakukan para tersangka dengan membuat data palsu para debitur. Selain itu, tidak adanya jaminan atas KPA Tunai Bertahap yang dikucurkan Bank DKI, sehingga Kredit KPA Tunai Bertahap menjadi macet. “Sedangkan pihak Bank DKI tidak mempunyai agunan untuk pemulihan atas KPA Tunai,” ungkapnya.

Adapun para tersangka ditahan selama 20 hari terhitung sejak 16 November hingga 5 Desember 2021 berdasarkan Surat perintah penahanan Kajari Jakarta Pusat Nomor 775, Nomor 776 dan Nomor 777/M.1.10/Fd.1/11/2021 tanggal 16 November 2021. “Untuk tersangka RI dan MT ditahan di Rutan Kelas I Salemba, Jakarta Pusat. Sedangkan tersangka JP ditahan di Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur,” pungkasnya.

Editor      : Syamsul Mahmuddin
Reporter : Chairul Zein