Peras Warga, Wartawan Gadungan Ditangkap Polisi 

Peras Warga, Wartawan Gadungan Ditangkap Polisi Ilustrasi pemerasan

KEADILAN- Dengan modus menuduh korban selingkuh, komplotan wartawan gadungan nyaris jadi sasaran amuk massa usai memeras seorang warga di Tapos, Depok.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Ibrahim J Sadjab mengatakan kejadian bermula ketika korban seorang karyawan swasta yang berinisial FI (57) dan pelaku bertemu di salah satu hotel, Rabu malam, (24/11/2021).

Ketiga pelaku ini menuduh korban sedang berselingkuh dengan wanita lain. Para pelaku mengancam akan memviralkan berita perselingkuhan itu kalau tidak mau “berdamai”

Karena korban takut, akhirnya menyetujui tawaran pelaku yang meminta uang sebesar Rp 15 juta.

“Karena ketakutan korban mentransfer ke rekening salah satu pelaku Rp 10 juta. Namun pelaku masih ngotot meminta sisanya yang 5 juta lagi,” ujar Ibrahim kepada keadilan.id Kamis, (25/11/2021.

Karena merasa terancam, korban akhirnya kembali menuruti permintaan si pelaku yang berinisial MB (39),SA (31) dan AJP (37).

“Kemudian kirban mengajak pelaku ke ATM di salah satu minarket. Namun karena sudah limit, korban tidak bisa mengambil uang di ATM itu,” sambung Ibrahim.

Warga kemudian merasa janggal dengan gerak-gerik komplotan tersebut.  Ketika ditegur,  ketiganya malah kabur sehingga meneriaki mereka maling.

Usaha para pelaku untuk melarikan diri, berhasil digagalkan warga setempat. Komplotan ini nyaris dihakimi massa tanpa ampun.

Mereka selamat dari amukan massa, setelah petugas dari Polsek Cimanggis tiba di lokasi. Ketiganya  langsung digelandang ke kantor polisi untuk diperiksa.

Dari tangan ketiga pelaku polisi menyita kartu tanda pers, uang tunai sebanyak Rp 10 juta, 3 handphone, 1 unit mobil Honda Mobilio dan kartu ATM.

Para pelaku saat ini ditahan di Polsek Cimanggis dan dijerat Pasal 368 KUHP dengan ancaman penjara maksimal sembilan tahun

Editor      : Darman Tanjung
Reporter : Rahmat Fauzi