Perkara Asabri: Begini Penjelasan Ahli Hukum Pidana 

Perkara Asabri: Begini Penjelasan Ahli Hukum Pidana Ahli Hukum Pidana UI Dr. Eva Achjani Zulfa Foto: Dokumen ui.ac.id

KEADILAN- Ahli hukum pidana Universitas Indonesia (UI) Dr. Eva Achjani Zulva ,mengatakan tindak pidana korupsi berbeda dengan tindak pidana pasar modal. Namun, keduanya sama-sama memiliki kekhususan tersendiri.

Hal itu diungkapkan Eva saat menjadi saksi ahli meringankan untuk terdakwa Sonny Widjaja, mantan Dirut Asabri periode 2016-2020 dan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Rellation Jimmy Sutopo dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi Asabri di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Menurut Eva, Undang-Undang (UU) Pasar Modal memiliki kaidah hukum berbeda, apa yang diatur di dalamnya berbeda serta bagaimana bisnis di dalam UU Pasar Modal menjadi khas dan khusus tersendiri.

“Perizinannya pun khusus, oleh karenannya jika terkait dengan perkaranya maka lebih tepat jika dengan pendekatan hukum pasar modal,” ujar Eva dalam persidangan, Senin (29/11/2021).

Selain itu, Eva menjelaskan, bila dikaikatkan dengan keperdataan seputar Pasal 2 dan Pasal 18 UU Tipikor. Para penegak hukum harus bisa memilah dalam mengembalikan aset yang telah dirugikan melalui proses penyitaan oleh penegak hukum.

“Jika penyitaan harusnya tidak berlebihan dan penggantian uang negara haruslah tanggung renteng dengan para pihak yang terlibat,” tandasnya.

Sementara, terkait pertanggungjawaban dalam perkara tindak pidana Eva menganalogikan seperti seorang bapak yang harus menanggung perbuatan atau kenakalan anaknya.

Editor      : Darman Tanjung
Reporter : Ainul Ghurri