Kejati Jabar Eksekusi Denda Pajak Rp32 Miliar

Kejati Jabar Eksekusi Denda Pajak Rp32 MiliarKepala Kejati Jawa Barat Dr Asep Nana Mulyana (tengah) menyaksikan eksekusi pidana denda perkara pajak atas nama terdakwa Lee Gil Woo warga negara Korea Selatan.

KEADILAN – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Dr Asep Nana Mulyana, didampingi Tim Pengendali Eksekusi dari Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI yang diketuai oleh Dicky Rahmat Rahardjo, SH (Koordinator pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus), menyaksikan eksekusi pidana denda atas perkara tindak pidana perpajakan atas nama terpidana Lee Gil Woo warga negara Korea Selatan. Bertindak selaku eksekutor dari pidana denda tersebut adalah Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung Amriansyah, SH MH.

Proses eksekusi pada Hari Kamis 2 Desember 2021 ini dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor 3618 K/Pid.Sus/2019 yang sudah berkekuatan hukum tetap. Dalam putusan kasasi tersebut, terpidana melanggar ketentuan Pasal 39A huruf a juncto Pasal 43 ayat (1) UU Nomor 6 Tahun 1983 sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 tentang Ketentuan Umum dan tata Cara Perpajakan jo Pasal 64 ayat (1) KUHP dengan sengaja menerbitkan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya secara bersama-sama dan berlanjut, dengan putusan menjatuhkan pidana penjara selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dan pidana denda sebesar Rp 32.100.288.500 (tiga puluh dua miliar seratus juta dua ratus delapan puluh delapan ribu lima ratus rupiah).

Dalam proses persidangan, Terpidana Lee Gil Woo telah menitipkan uang denda sebesar Rp32.100.288.500 (tiga puluh dua miliar seratus juta dua ratus delapan puluh delapan ribu lima ratus rupiah) kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kab. Bandung yang disimpan dalam rekening penitipan perkara dan untuk selanjutnya dieksekusi ke kas negara.

Editor      : Syamsul Mahmuddin
Reporter : Syamsul Mahmuddin