Terdakwa Babi Ngepet  Divonis 4 Tahun Penjara

Terdakwa Babi Ngepet  Divonis 4 Tahun PenjaraSidang vonis perkara babi ngepet di PN Depok. Foto: keadilan/RF

KEADILAN- Usai sudah persidangan perkara hoaks babi ngepet Adam Ibrahim akhirnya divonis empat tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Depok.

Ketua Majelis Hakim M Iqbal Hutabarat yang memimpin jalannya sidang, menyatakan terdakwa dengan sah dan terbukti telah melakukan tindak pidana.

“Menyatakan terdakwa Adam Ibrahim telah terbukti secara sah dan bersalah melakukan tindak pidana menyiarkan berita bohong, menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama empat tahun,” ungkap Iqbal dalam persidangan, Senin (6/12/2021).

Vonis tersebut lebih berat dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni tiga tahun penjara.

Iqbal juga mengatakan sejumlah alasan yang memberatkan  terdakwa, antara lain perbuatan terdakwa yang dianggap meresahkan masyarakat yang dapat memicu keonaran bagi warga Kota Depok.

“Perbuatan terdakwa telah meresahkan masyarakat. Perbuatan terdakwa tidak menjadi contoh yang tidak baik untuk masyarakat,” ujar Iqbal.

Sementara itu, Adam Ibrahim yang dihadirkan secara virtual dalam persidangan, mengakui semua perbuatan dan bersedia menerima akibatnya.

“Saya ikhlas menerima hukuman,” kata Adam Ibrahim.

Seperti diberitakan sebelumnya, Adam Ibrahim terdakwa kasus hoaks babi ngepet dijerat Pasal 14 Ayat (1) ancaman 10 tahun penjara atau Pasal 14 Ayat (2) dengan ancaman 3 tahun penjara Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

Perkara rekayasa hoaks babi ngepet itu sendiri terjadi pada April 2021di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok.

Editor      : Darman Tanjung
Reporter : Rahmat Fauzi