Dalam Sehari Kejati Jabar Tangkap 2 Buronan di Jakarta dan Bandung

Dalam Sehari Kejati Jabar Tangkap 2 Buronan di Jakarta dan BandungBuronan Korupsi SIMDA di Kabupaten Ciamis Rp 985 Juta, Direktur PT Citra Trikarsa Niaga Diciduk Jaksa. (ist)

KEADILAN – Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam sehari menangkap dua buronan, Kamis 9 Desember 2021. Keduanya Deni Gumelar dan Irianto Suryoputro. Deni ditangkap di Bandung sedangkan Irianto diciduk di Jakarta.

Penangkapan Deni dilakukan Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Barat bersama Tim Intelijen Kejaksaan Negeri
Kota Bandung bekerjasama dengan Tim dari KPK. Mereka mengamankan Deni
Gumelar pada Kamis tanggal 9 Desember 2021 sekitar pukul 09.00 Wib di sekitar daerah
Lanud Sulaiman Jalan Kopo Bihbul, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung.

Tim telah melakukan
pengintaian terhadap Deni Gumelar yang datang dari Malang menggunakan kerata api
yang akhirnya ditangkap dalam perjalanannya menuju Soreang Kabupaten Bandung. “Saat ini Deni Gumelar telah diamankan di kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat untuk dilakukan dieksekusi sebagaimana putusan Mahkamah Agung Nomor: 1132
K/PID/2005 tanggal 14 Oktober 2005 yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap,” ujar Kasi Penkum Kejati Jawa Barat, Dodi Gozali Emil kepada Keadilan.

Dalam putusan Mahkamah Agung tersebut, Deni Gumelar dinyatakan terbukti secara sah
dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan Pabrik
Bentonite Full Aktifasi pada Perusahaan Daerah Agrobisnis dan Pertambangan Jawa
Barat tahun 2000/2001 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp18.572.700.646
dan kepada terpidana Deni Gumelar dijatuhi hukuman penjara selama 3 (tiga) tahun,
denda Rp50.000.000 dan uang pengganti sebesar Rp8.445.931.364.
Deni Gumelar akan menjalani hukuman di Rutan Kebon Waru Kota Bandung

Sementara itu Irianto diciduk Kejati Jawa Barat bersama Kejagung di kawasan Kuningan
Setia Budi Jakarta Selatan. Irianto adalah buronan korupsi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) Tahap I tahun 2003 di Dinas Informatika dan Data Elektronik Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Ia melakukan korupsi sebagai Direktur Citra Trikarsa Niaga, yang menjadi rekanan Pemda Kabupaten Ciamis.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menuturkan, buronan korupsi SIMDA, sudah divonis terbukti korupsi oleh Mahkamah Agung.

“Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 729 K/PID.SUS/2007 tanggal 06 Maret 2008, Terpidana IRIANTO SURYOPUTRO S.T terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi System Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) Tahap I Tahun 2003 pada Dinas Informatika dan Data Elektronik Kabupaten Ciamis, dengan nilai kontrak sebesar Rp3.400.000.000,” kata Leonard dalam siaran persnya Kamis (9/12/2021).

“Namun terdapat selisih yang menyebabkan kerugian keuangan Negara sebesar Rp 985.818.690 dan oleh karenanya Terpidana dijatuhi hukuman pidana penjara selama 4 tahun dan pidana denda sebesar Rp200.000.000 subsidair 6 bulan penjara, serta membayar uang pengganti sebesar Rp303.955.145 dalam hal Terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka dipidana dengan pidana penjara selama 6 bulan,” imbuh kapuspenkum.

Menurutnya buronan tersebut diciduk, karena ketika dipanggil sebagai Terpidana oleh Jaksa Eksekutor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Terpidana tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut, oleh karenanya kemudian yang bersangkutan dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Terpidana sementara berada di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan,” pungkasnya.

Editor      : Syamsul Mahmuddin
Reporter : Syamsul Mahmuddin