Buka Aplikasi Judi Togel Online, Linmas Diadili

Buka Aplikasi Judi Togel Online, Linmas DiadiliDua anggota Polsek Pademangan menjadi saksi perkara judi togel online dalam sidang di PN Jakut pada Rabu, 22 Desember 2021. Foto: Keadilan/CT

KEADILAN – Seorang Pelindung Masyarakat (Linmas) duduk menjadi terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Rabu (22/12/2021). Linmas yang bernama Mulyadi ini diadili lantaran membuka penitipan pemasangan judi togel di aplikasi Togel Up.

Persidangan dipimpin oleh Hakim Ketua Togi Pardede, serta Rudi Abbas dan Erly Soelistyarini sebagai anggota. Dalam persidangan ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Doni Boy Panjaitan mendakwa Mulyadi dengan Pasal 303 ayat 1 ke 1 dan ke 2 KUHP dan Pasal 303 bis ayat 1 KUHP tentang Perjudian.

Dalam tuntutannya JPU mengatakan terdakwa membuat penitipan pasangan judi jenis togel di aplikasi Togel Up. Terdakwa membuka penitipan judi setiap hari dalam dua sesi. Pertama sampai pukul 18.00 WIB, dan kedua pukul 23.00 WIB. Cara terdakwa memasangkan angka togel adalah dengan login ke aplikasi tersebut dan memasangkan angka serta jumlah uang taruhan.

Setelah dakwaan dibacakan, sidang dilanjutkan dengan keterangan saksi. Pada sidang ini JPU menghadirkan dua saksi dari polisi dari Polsek Sunda Kelapa yang melakukan penangkapan terhadap terdakwa.

Kepada majelis hakim, kedua polisi menjelaskan bahwa terdakwa ditangkap dirumahnya di Jl Lodan, Pademangan, Jakarta Utara. Penangkapan dilakukan atas informasi dari warga sekitar. Saat ditangkap pada September lalu, terdakwa sedang duduk memegang handphone sambil membuka aplikasi judi togel tersebut.

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan satu buah handphone, kertas rekapanjudi togel, dan uang tunai Rp37 ribu. Kepada polisi, terdakwa mengaku bahwa telah membuka penitipan togel sejak enam bulan lalu, dan menerima keuntungan dari jasa titipan pemasangan togel. Sementara untuk bandar judi pemilik aplikasi Togel UP sendiri, menurut polisi berada di luar negeri.

Diakhir persidangan terdakwa mengatakan tidak keberatan dengan keterangan saksi. Sidang ditutup, dilanjutkan Rabu depan dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

Editor      : Syamsul Mahmuddin
Reporter : Charlie Tobing