Kasus Kriminal di Jakut Menurun Pada 2021

Kasus Kriminal di Jakut Menurun Pada 2021Kapolres Metro Jakarta Utara Guruh Arif Darmawan dalam jumpa pers akhir tahun 2021 di Mapolres Jakut pada Kamis, (30/12/2021). Foto: Keadilan/CT

KEADILAN – Kapolres Metro Jakarta Utara (Jakut) Kombes Pol Guruh Arif Darmawan memaparkan kegiatan Polres Metro Jakut beserta jajarannya selama tahun 2021. Dia mengatakan bahwa ada penurunan kasus kriminal pada tahun ini.

“Secara total terjadi penurunan antara 2020 dan 2021. Kami tidak tahu apakah ini karena pandemi atau bagaimana, yang jelas kami sudah berusaha keras menjaga situasi kamtibmas di Jakarta Utara ini,” kata Guruh di Mapolres Jakut, Kamis (30/12/2021).

Guruh menjelaskan, dibanding tahun sebelumnya, pada tahun ini pembunuhan menurun sebesar 50%, penganiayaan berat menurun 17%, pencurian dengan kekerasan 54%, pencurian kendaraan bermotor 68%, dan narkotika 6,5%. Total penurunan kasus dari tahun 2020 dan 2021 diketahui hampir 300 perkara.

Dia juga merefleksikan kasus-kasus di wilayah Jakut yang sempat viral di media. Salah satunya adalah kasus pungutan liar (pungli) atensi Presiden Joko Widodo. Menurut Guruh, pihaknya telah berulang kali mengamankan pungli di wilayahnya.

“Jadi pungli ini sudah berulang kali kami amankan. Sebelum atensi Presiden, tiga bulan sebelumnya itu kita sudah menangkap para pelaku pungli,” jelasnya.

Mengenai kasus viral lainnya, nasi kotak Partai Persatuan Indonesia (PSI) di Koja pada Oktober 2021 lalu, dan pengeroyokan yang menewaskan pria berusia 53 tahun di kawasan eks PJKA pada Mei 2021 juga terus dilakukan penelusuran.

Meskipun ada beberapa perkara yang masih berposes, Guruh tetap mengapresiasi kinerja polisi di jajarannya yang mengalami peningkatan kinerja dalam menyelesaikan perkara. “Penyelesaian perkara terjadi peningkatan, kami apresiasi rekan-rekan dari Sat Reskrim maupun Sat Narkoba dalam pengungkapan kasus tahun ini. Yang jelas kami telah bekerja keras untuk menuntaskan tugas pokok kami,” tutupnya.

Charlie Tobing

Editor      : Syamsul Mahmuddin
Reporter : Charlie Tobing