Eks Dirut PT Asabri Sonny Widjaja Divonis 20 Tahun Penjara

Eks Dirut PT Asabri Sonny Widjaja Divonis 20 Tahun PenjaraEks Dirut PT Asabri Sonny Widjaja (kiri pojok) menjalani sidang putusan perkara Asabri. Foto: keadilan/DS

KEADILAN- Direktur Utama PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) periode 2016-2020 Sonny Widjaja divonis 20 tahun penjara denda Rp750 juta subsider enam bulan kurungan.

“Mengadili, menyatakan kepada Terdakwa Sonny Widjaja terbukti secara sah dan meyakinkan turut serta melakukan tindak pidana korupsi,” ucap Hakim Ketua Ignatius Eko Purwanto saat membacakan putusannya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa malam (4/1/2022).

Hakim Eko menilai, tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Sonny tidak hanya merugikan keuangan negara, tapi juga bentuk pelanggaran terhadap hak-hak sosial dan ekonomi masyarakat secara luas. Oleh karena itu, tindak pidana korupsi perlu digolongkan sebagai kejahatan yang pemberantasannya harus dilakukan secara luar biasa.

Hakim menyebutkan, perbuatan Sonny dan para terdakwa Asabri lainnya diakibatkan oleh kesalahan maupun kelalaian dalam melakukan penempatan investasi saham dan reksadana yang berlangsung berulang dalam waktu yang cukup lama.

Selain pidana pokok, Sonny juga dihukum pidana tambahan untuk mengganti uang negara sebesar Rp64,5 miliar dengan memperhitungkan sejumlah barang bukti.

Vonis ini lebih berat dibanding tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU) yang hanya menuntut hukuman pidana 10 tahun penjara ditambah denda Rp750 juta subsider 6 bulan kurungan.

Meski demikian, hukuman tambahan besaran uang pengganti yang harus dibayarkan Sonny sama dengan tuntutan jaksa, yakni sebesar Rp64,5 miliar subsider 5 tahun kurungan.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyatakan bahwa aksi Sonny mengakibatkan kerugian negara yang besar dan tidak mendukung program pemerintah terkait pemberantasan korupsi.

Selain itu, perbuatan Sonny juga dinilai dilakukan secara terencana, terstruktur, dan masif dan distrust dalam kegiatan asuransi, serta bisa berdampak pada stabilitas negara. Sonny juga tak mengakui kesalahannya.

Sedangkan hal meringankan, selama persidangan Sonny bersikap sopan dan belum pernah dihukum serta pernah mengabdi di TNI.

Kuasa hukum Sonny, Heru Buwono enggan berkomentar soal vonis hakim terhadap kliennya.

“Tidak, tidak. Saya tidak mau komentar dulu,” katanya sambil meninggalkan Gedung Tipikor.

Sebagaimana diketahui, perkara korupsi PT Asabri disebut telah merugikan negara Rp22,7 triliun. Kerugian itu diakibatkan investasi berupa rekasadana hingga saham yang disepakati para terdakwa ketika masih menjabat sebagai petinggi Asabri merugi.

Dana ini diambil dari potongan gaji anggota TNI, Polri hingga ASN Kementerian Pertahanan yang digunakan untuk tabungan hari tua serta akumulasi iuran pensiun.

Editor      : Darman Tanjung
Reporter : Ainul Ghurri