Ratusan Pasien Covid-19 Omicron Dirawat di RSDC Wisma Atlet

Ratusan Pasien Covid-19 Omicron Dirawat di RSDC Wisma AtletKolonel dr. Mintoro Sumego MS saat dimintai keterangan di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta. Foto: keadilan/AG

KEADILAN- Jumlah kasus Covid-19 Omicron di Indonesia terus melonjak. Penularan Covid-19 Omicron di Indonesia sudah terjadi di tingkat lokal sejak November dan awal Desember 2021.

Di sisi lain, gejala Covid-19 Omicron berbeda dengan gejala infeksi virus corona varian sebelumnya. Bahkan, ada pasien Covid-19 Omicron yang tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Pasien yang terpapar Omicron sejumlah 177 jiwa. Sedangkan 41 orang sudah dinyatakan sembuh dan boleh pulang. Sehingga pasien yang masih dirawat sejumlah 136 jiwa.

Kepala Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel dr. Mintoro Sumego MS menyampaikan, secara dominan pasien yang terpapar Covid-19 Omicron dari luar negeri.

“Rata-rata mereka dari Saudi Arabia 50 orang, Turki 38 orang, Uni Emirat Arab 10 orang Malaysia 12 orang, Amerika 11 orang,” kata Mintoro di Gedung Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, (5/1/2022).

Mintoro menambahkan, sesuai edaran Menkes, mereka yang dinyatakan sembuh itu adalah orang yang dirawat sepuluh hari dan PCR positif diperiksa 1 x 24 jam.

Kolonel Mintoro mengatakan, sejak November dan Desember awal dilakukan repatriasi. Hunian di Wisma Atlet pada hari ini ada 1.206 di mana dari repatriasi 188 jiwa,

“Jika di awal September masih 50:50, repatriasi 50, sekarang sudah mulai 90. Pasien repatriasi kita rawat di tower 5 sejumlah 1.160 jiwa. Tower 6 khusus untuk pasien domestik. Tower digunakan tower 5 dan 6, sementara Tower 4 dan 7 digunakan sebagai karantina. Dengan jumlah relawan sebanyak 1040 orang,” terangnya.

“Covid belum selesai, tetap patuhi protokoler kesehatan. Jangan takut di tracking, jangan panik, lakukan vaksin apapun bagus,” tutupnya.

 

Editor      : Darman Tanjung
Reporter : Ainul Ghurri