Bahas Masalah Kebangsaan, Alumni Kelompok Cipayung Temui Mahfud MD

Bahas Masalah Kebangsaan, Alumni Kelompok Cipayung Temui Mahfud MDAlumni Kelompok Cipayung foto bersama Menko Polhukam Mahfud MD usai rapat di Kantor Kemenko Polhukam, Jumat (14/1/2022).

KEADILAN- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menerima kunjungan Alumni Kelompok Cipayung, di Kantor Kemenko Polhukam, Jumat (14/1/2022).

Menurut Mahfud, kehadiran Alumni Kelompok Cipayung tersebut dalam rangka berdialog dan memberi masukan kepada pemerintah.

Selain itu kata Mahfud menyampaikan masalah-masalah aktual termasuk pandangan kritis dan tawaran solusi terhadap persoalan yang dihadapi.

“Indonesia adalah milik bersama, dalam membenahi segala problem bangsa tidak bisa sendiri,” ujar Mahfud MD.

Mahfud menegaskan, idealisme yang dibangun sejak aktif di dalam gerakan mahasiswa tidak boleh luntur dan tetap saling memberikan kontribusi bagi bangsa dari berbagai ruang dan posisi.

“Organisasi mahasiswa semuanya bagus, yang penting kacamatanya sama, yaitu Pancasila. Soal posisi dimana akan berperan itu tergantung ciri khas masing-masing,” tambahnya.

Hadir dalam pertemuan ini, Arudji Wahyono (Ketua Harian PA GMNI), Abdi Yuhana dan Palar Batubara (PA GMNI), Yunus Razaq (Ketua PB IKA PMII), Sahat Sinaga (Sekjen PNPS GMKI), Manimbang KH (Sekjen MN KAHMI).

Sementara Sekjen MN KAHMI Manimbang KH mengatakan, Mahfud memberikan perhatian pada pelaksanaan kaderisasi dari masing-masing alumni, agar dapat melahirkan para pemimpin masa depan yang siap dengan segala tantangan zamannya.

“Kami siap berperan aktif di dalam memajukan bangsa. Tagline kami, Menuju Indonesia yang Dicita-citakan, jadi kearah itulah kami melangka dan memberikan saran serta pandangan,” tambah Manimbang KH.

Manimbang yang mewakili Alumni Kelompok Cipayung memberikan dukungan dan apresiasi kepada pemerintah atas keberhasilan dalam mengurangi penyebaran Covid-19.

“Indonesia termasuk dalam tiga besar terbaik. Alhamdulillah dengan prestasi ini menjadi spirit kita dalam membangun kegiatan pemulihan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kelompok Cipayung adalah penyebutan forum komunikasi lima organisasi kemahasiswaan pada tahun 1972, yaitu Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Editor      : Penerus Bonar
Reporter : Odorikus Holang