Jokowi ‘Hidupkan’ Lagi Wakil Panglima TNI

Jokowi ‘Hidupkan’ Lagi Wakil Panglima TNI
Presiden RI Jokowi (istimewa)

KEADILAN – Presiden Joko Widodo kembali menghidupkan jabatan Wakil Panglima TNI melalui Peraturan Presiden No.66/2019 tentang susunan Organisasi TNI. Perpres 66/2019 ini telah diteken Presiden Jokowi pada 18 Oktober 2019 silam.

Poin penting Perpres yang baru ini terdapat dalam pasal 13. Berikut bunyinya, “Markas Besar TNI meliputi unsur pimpinan terdiri atas Panglima dan Wakil Panglima.”

Dalam Perpres disebutkan, tugas Wakil Panglima meliputi 4 hal. Yakni membantu pelaksanaan tugas harian Panglima, memberikan saran kepada Panglima terkait pelaksanaan kebijakan pertahanan negara, melaksanakan tugas Panglima apabila Panglima berhalangan sementara dan/atau berhalangan tetap dan terakhir yaitu melaksanakan tugas lain yang diperintahkan oleh Panglima.

Wakil Ketua DPR Bidang Korpolkam Azis Syamsuddin mengatakan pembentukan wakil panglima TNI memang diperlukan. Politisi Partai Golkar ini berpendapat, nantinya wakil panglima TNI ini bertugas untuk mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis yang dinamis dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi TNI.

“Wakil Panglima TNI diperlukan untuk mendukung pelaksaan tugas dan fungsi TNI”, ujar legislator asal Lampung ini beberapa waktu lalu.

Seoerti diketahui, jabatan terakhir Wakil Panglima TNI (dulu ABRI-red) ketika era pemerintahan Gus Dur yang diisi oleh Fachrul Razi yang saat ini menjadi Menteri Agama Kabinet Indonesia Maju. Lulusan Akademi Militer 1970 menjadi wakil Panglima TNI periode 1999-2000. Namu jabatan wakil panglima kemudian dihapus Gus Dur dengan alasan efisiensi.

JUNIUS MANURUNG
Editor      :
Reporter :