Orang Kepercayaan Bowo Sidik Divonis 2 Tahun Penjara

Orang Kepercayaan Bowo Sidik Divonis 2 Tahun Penjara

KEADILAN– M Indung Andriani K selaku kepercayaan Bowo Sidik Pangarso divonis 2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.
“Mengadili, menyatakan terdakwa M Indung Andriani telah terbukti secara sah meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut dengan Bowo Sidik Pangarso,” ucap Ketua Majelis Hakim Fahzal Hendri saat membacakan vonisnya, Rabu (13/11/2019).
Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang dituntut 4 tahun penjara denda Rp 200 juta subsider satu bulan kurungan.
Diketahui, Indung menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Inersia Ampak Engineer (IAE), di mana Bowo berstatus sebagai Komisaris Utama. Indung dipercaya Bowo untuk urusan keuangan.
Indung dinilai hakim, terbukti membantu Bowo selaku mantan Anggota Komisi VI DPR RI dengan menerima uang sebanyak USD128,733 dan Rp 311 juta dalam beberapa tahapan dari Asty Winasti eks General Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK).
Uang itu diberikan karena Bowo telah membantu PT HTK mendapatkan kerjasama pekerjaan pengangkutan atau sewa kapal dengan PT PILOG. Sebab, kontrak kerjasama antara PT HTK dan PT PILOG telah diputus atau berhenti.
Uang itu diterima secara langsung Bowo melalui M Indung Adriani. Indung selalu mencatat setiap penerimaan tersebut.
Atas perbuatan itu, Indung terbukti melanggar pasal 12 huruf b UU No. 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pasal 55 ayat 1 ke-1, pasal 64 ayat 1 KUHP.
Namun, hakim juga mengabulkan Justice collaborator Indung sebagaimana JPU KPK, karena bukan sebagai pelaku utama dan selama persidangan Indung dinilai kooperatif selama penyelidikan dan penyidikan.

AINUL GHURRI
Editor      :
Reporter :