Jawab Harapan Presiden Terkait Kematian Brigadir J, Kapolri: 3 Pati Polri Sudah Diperiksa

Jawab Harapan Presiden Terkait Kematian Brigadir J, Kapolri: 3 Pati Polri Sudah DiperiksaKapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat melakukan jumpa pers terkait penangan kasus kematian Brigadir J, Kamis (4/8).

KEADILAN – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan pihaknya akan membuka seterang-terangnya penanganan kasus tewasnya Brigadir Nofiansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J ke publik dalam baku tembak di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo. Hal ini disampaikannya dalam jumpa pers yang digelar, Kamis malam (4/9).

“Sesuai arahan Bapak Presiden yang menginginkan agar penanganan kasus ini dibuka seluas-luasnya, janga ada yang ditutupi, timsus sedang melakukannya,” ucapnya.

Disebutkan Listyo, dalam pengusutan yang dilakukan timsus, telah diperiksa 25 porsenil Polri untuk pengungkapnnya. Adapun porsenil yang diperiksa yakni dari unsur propam, Polres dan Polda Metro Jaya.

“Ada 3 orang Perwira Tinggi (Pati) bintang satu, 3 orang Komisaris Besar (Kombes), 3 orang Komisaris Polisi (Kompol), 3 orang Kompol, 7 orang Bintara, dan 5 Orang Tamtama,” sebutnya.

Lebih lanjut, Kapolri menjelaskan terhadap para personil proses pemeriksaan terkait pelanggaran kode etik. Dan nanti bila ditemukan proses pidana, nantinya akan kena memproses pidina yang dimaksud.

“Harapan saya proses penanganan terkait kematian Brigadir Joshua, timsus akan berkerja keras dan menjelaskan ke masyarakat,” tegasnya.