Sekap dan Jual Remaja Umur 15 Tahun, Polda Metro Tetapkan Dua Tersangka

Sekap dan Jual Remaja Umur 15 Tahun, Polda Metro Tetapkan Dua TersangkaKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan.

KEADILAN – Polda Metro Jaya menetapkan dua tersangka atas kasus dugaan penjualan anak di bawah umur sebagai pekerja seks komersial (PSK) di Jakarta Barat. Dua tersangka tersebut, seorang wanita berinisial EMT (41) dan pria berinisal RR (17).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Endra Zulpan mengatakan, penangkapan dilakukan di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (19/9/2022).

“Saat ini pelaku masih dalam proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,” ujar Zulpan dalam keterangan tertulis, Selasa (20/9/2022).

Zulpan menjelaskan, modus kedua pelaku dengan menawarkan pekerjaan sebagai PSK dengan menjanjikan akan mendapatkan banyak uang kepada korban.

Tetapi dalam praktiknya, uang yang diperoleh korban dari pekerjaan haram tersebut justru diminta oleh tersangka. Tersangka beralasan, uang itu untuk membayar sewa kamar dan makanan sehari-hari.

Sedangkan saat korban ingin keluar dari pekerjaan tersebut, tersangka melarangnya. Tersangka berdalih, korban masih memiliki banyak hutang.

Atas perbuatannya, kedua tersangka tersebut diancam Pasal 76 I Jo Pasal 88 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 12 dan atau Pasal 13 UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Sebelumnya diberitakan, seorang remaja berusia 15 tahun diduga menjadi korban eksploitasi seksual oleh perempuan berinisial EMT. Korban disekap selama 1,5 tahun hingga dijadikan pekerja seks komersial oleh pelaku.

Kuasa hukum keluarga korban, Muhammad Zakir Rasyidin mengatakan peristiwa itu terjadi pada Januari 2021.
Usai satu setengah tahun berada di apartemen pelaku, pada Juni 2022 korban berhasil melarikan diri.

Ia lalu cerita kepada orang tuanya hingga membuat laporan di Polda Metro Jaya. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/2912/VO/2022/SPKT/POLDAMETROJAYA.

Zakir berharap, pelaku bisa segera ditangkap. Berdasarkan keterangan korban pelaku menyewa puluhan kamar apartemen untuk praktik prostitusi terselubung.

Reporter: Charlie Tobing
Redaktur: Penerus Bonar

BACA JUGA:Remaja yang Dijadikan PSK Dapat Perlindungan Polisi