Pelapor Kamarudin dan Deolipa Diklarifikasi Polisi

Pelapor Kamarudin dan Deolipa Diklarifikasi PolisiPengacara Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak yang dilaporkan Aliansi Advokat Antihoax.

KEADILAN – Ketua umum Aliansi Advokat Antihoax Zakirudin Chaniago mememenuhi panggilan polisi. Ia dipanggil sebagai pelapor terlait laporannya terhadap Kamarudin Simanjuntak dan Deolipa Yumara.

“Hari ini saya akan menghadiri undangan klarifikasi sesuai dengan laporan polisi yang saya ajukan,” ujar Zakirudin di Bareskrim Polri, Selasa (20/9/2022).

Zakirudin menegaskan dirinya melaporkan Kamarudin dan Deolipa lantaran pernyataan keduanya dianggap membuat keonaran. Alasannya, ucapkan dari kedua pengacara tersebut merupakan sesuatu yang tak bisa dipertanggungjawabkan.

Adapun pernyataannya yaitu terkait luka, penganiayaan terhadap Brigadir J. Menurutnya hal tersebut telah dijawab oleh ahli forensik.

“khususnya mengenai luka sayatan, penganiayaan, itu nggak ada. Kan udah dijawab oleh ahli forensik,” ujarnya.

Menurutnya pernyataan dari pengacara tersebut telah menghalangi pekerjaan polisi dalam melakukan penyidikan.

“Kita itu mewakili klien demi menegakkan hukum dan keadilan sesuai dengan frasa keadilan masyarakat. Kita mendukung dong dilakukannya penyidikan. Polri melalukan lidik dan sidik, kita dukung. Jangan kita halang-halangi. Jangan kita pecahkan perhatian mereka,” ujarnya.

“Akhirnya mereka sibuk lagi menjawab, membahas, persoalan-persoalan yang tidak relevan,” lanjut dia.

Selain itu, ada juga pernyataan terkait adanya LGBT, hingga psikopat dalam kasus tersebut.

“Berkaitan dengan masalah yang satu lagi, LGBT, katanya bisex, bisa laki bisa perempuan. pernah gak dia merasain digituin. Apa lagi, psikopat. Pernah gak dia menyaksikan, apa yang dilakukan seorang psikopat, tuduhan katanya ML antara PC dengan KM, itu, dia ngeliat. Dia kan sudah tidak jadi pengacara si Bharada E. kenapa dia harus ngumbar omongan seperti itu. Itu pribadi sekali sifatnya, jadi dia mau mencari musuh atau bagaimana?,” jelasnya.

Atas hal tersebut, Zakirudin merasa jika dirinya harus menjaga marwah dan martabat advokat.

“Jadi saya wajib menjaga marwah dan martabat advokat ini, karena ini marwah advokat ini adalah profesi yang mulia. Kita harus jaga. Jangan gara-gara dua gelintir manusia, yang menjadi opini semacam ini akhirnya rusak,” tuturnya.

Zakirudin melaporkan Kamaruddin Simanjuntak dan Deolipa Yumara dengan pasal 14 dan pasal 15 KUHP UU no 1 tahun 46.

Reporter: Lili Handayani
Editor: Syamsul Mahmuddin