Koalisi Masyarakat Sipil Desak Presiden Bentuk Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

KEADILAN – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengusut tuntas tragedi kemanusiaan di Kanjuruhan. Mereka meminta Presiden membuat tim gabungan pencari fakta terkait penyebab kejadian tersebut.

127 Tewas Buntut Kerusuhan Duel Arema vs Persebaya

Adapun yang tergabung dalam Koalisi tersebut di antaranya, Imparsial, LBH Surabaya Pos Malang, LBH Jakarta, YLBHI, PBHI Nasional, KontraS, Setara Institute, Public virtue, ICJR, WALHI, LBH Masyarakat, LBH Pers, ELSAM, HRWG, Centra Initiative, dan ICW.

Salah satu anggota Koalisi dari Pengurus Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) Julius Ibrani menjelaskan, tim gabungan pencari fakta tersebut dapat dibuat dengan melibatkan lembaga independen.

Jokowi Minta Kapolri Usut Tuntas Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

“Seperti Komnas HAM, Komnas Perempuan, Komnas Perlindungan Anak, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK),” ujar Julius Ibrani dalam keterangnnya, Minggu (2/10/2022).

Selain itu, Julius mengatakan koalisi juga meminta Kepala Kepolisian Republik Indonesia dan Panglima TNI untuk memeriksa semua anggota yang bertugas di lapangan secara etik, disiplin dan pidana.

Mereka juga meninta Presiden harus meminta maaf secara terbuka kepada korban dalam tragedi kemanusiaan Kanjuruhan, dan memastikan ganti rugi dan rehabilitasi kepada korban secara menyeluruh.

Kemudian untuk kedepannya, koalisi berharap penyelenggara pertandingan sepakbola diharapkan tidak lagi melibatkan aparat Kepolisian dan TNI. “Berhenti menerapkan pendekatan Keamanan Dalam Negeri di dalam stadion, melainkan pengamanan ketertiban umum
mereka mengecam,” pungkasnya.

Reporter : Charlie Tobing

Editor : Darman Tanjung