Nelayan Penyuap Gubernur Kepri Divonis 18 Bulan

Nelayan Penyuap Gubernur Kepri Divonis 18 Bulan

KEADILAN – Nelayan Abu Bakar divonis oleh majelis hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, selama 1 tahun 6 bulan penjara denda Rp50 subsider 3 bulan kurungan. Abu dinilai hakim, terbukti bersalah menyuap Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nonaktif Nurdin Basirun, terkait penandatanganan Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang Laut di Batam.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Abu Bakar terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut,” ucap Ketua Majelis Hakim Muhammad Sirad, Selasa (11/12/).

Awalnya, pada sidang putusan ini, Abu hanya didampingi istri dan kakaknya. Kuasa hukum terdakwa pengacara dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat datang di pertengahan sidang .

Sebelum sidang dimulai, Abu ditanya oleh ketua majelis hakim Tipikor Jakarta, di mana keberadaan kuasa hukumnya. Abu pun menjawab atas pertanyaan majelis hakim “Tidak tahu Yang Mulia,”.

Meski tahu belum didampingi pengacara, sidang vonis Ketua Nelayan Kepri itu tetap dilanjutkan oleh majelis hakim.

Abu Bakar mengakui menerima putusan majelis hakim.

“Saya terima atas putusan ini Yang Mulia,” kata Abu kepada majelis hakim. Ainul Ghurri

Editor      :
Reporter :