Pemilik Toko Kelontong Dibunuh Karyawannya Sendiri 

Pemilik Toko Kelontong Dibunuh Karyawannya Sendiri Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki saar jumpa pers terkait pembunuhan. Foto. Ainul Ghurri/keadilan.id

KEADILAN– Pemilik toko kelontong berinisial SS (63) di Jalan Raya Mustikasari, RT/RW 004/018 Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi ditemukan tewas dengan kondisi tangan dan kaki terikat. SS dibunuh oleh mantan karyawannya sendiri berinisial DS (30).

Kapolresta Bekasi Kombes Pol Hengki mengatakan, DS membunuh lantaran kepergok akan mencuri barang milik SS. DS sendiri bekerja di toko kelontong milik korban selama 4 bulan.

“Tersangka atas nama DS sebelumnya merupakan karyawan yang bekerja di toko kelontong milik korban selama kurang lebih 4 bulan dari Agustus hingga Desember 2015,” kata Hengki di Mapolres Metro Bekasi Kota, Rabu malam (16/11/2022).

Hengki menjelaskan, DS mulai melancarkan aksinya dengan masuk ke ruko melalui pintu belakang yang tidak terkunci. Selain itu, tersangka juga sudah mengetahui kebiasaan korban saat beraktivitas.

“Biasanya dari jam 4 sampai 5 pagi korban menyiapkan barang kelontong pesanan konsumen yang akan korban kirimkan pagi harinya,” ujar Hengki.

Aksi DS rupanya dicurigai korban yang datang secara diam-diam. Seketika ia langsung bersembunyi di balik tembok. Saat korban lengah, DS kemudian memukul kepala korban menggunakan botol air mineral 1,5 liter hingga pingsan.

Lalu korbam diikat menggunakan tali rafia dan diseret ke dalam kamar tidur dengan kondisi tengkurap. Mengetahui korban masih hidup, DS kemudian memukul korban dengan menggunakan balok kayu.

“DS keluar dari kamar korban setelah meletakkan korban, dan mengambil balok kayu sebagai barang bukti kita. Ternyata korban mulai sadar, tapi DS mulai memukul lagi ke bagian kepala,” tuturnya.

Usai memastikan korban meninggal, DS kemudian membuang balok kayu. Dia pun sempat membakar CPU yang terkoneksi langsung dengan CCTV. Tak lama setelah itu, DS segera masuk lagi untuk menggasak barang-barang milik korban.

Pelaku juga mengambil beberapa jenis merk rokok dengan menggunakan karung goni. Di antaranya, rokok Jarum Super 19 slop, Gudang Garam Filter 10 slop, LA 2 slop, Gudang Garam Surya 3 slop.

Usai menggasak barang milik korban, DS kabur ke Bogor. Ia ditangkap polisi sehari setelah kejadian di kediamannya di Taringgul, Tarikolot, Citereup, Bogor.

Reporter: Ainul Ghurri
Editor: Darman Tanjung