Empat Terdakwa LPEI Dituntut Bervariasi

Empat Terdakwa LPEI Dituntut BervariasiPara terdakwa perkara korupsi LPEIĀ  di Pengadilan Tipikor Jakarta. Foto. Daniel Sinaulan/keadilan.id

KEADILAN– Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Tahun 2013-2019

Empat terdakwa itu di adalah Kepala Kantor Wilayah LPEI Surakarta tahun 2016 Josef Agus Susanta dituntut 5 tahun penjara denda Rp350 juta subsider 5 bulan kurungan, Kepala Divisi Pembiayaan UKM 2015-2019 Ferry Sjaifoellah dituntut tahun penjara denda Rp300 juta subsider empat bulan kurungan.

Lalu, mantan Relationship Manager LPEI tahun 2010-2014 dan mantan Kepala Departemen Pembiayaan UKM LPEI tahun 2014-2018, Purnomo Sidi Nur Muhammad dituntut 4 tahun penjara denda Rp300 juta subsider empat bulan kurungan. Terakhir Direktur Pelaksana III LPEI periode 2016 Arif Setiawan dituntut penjara selama 4 tahun dan denda Rp300 juta subsider empat bulan kurungan.

“Menuntut supaya majelis hakim yang memutuskan perkara ini kepada para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut sebagaimana dakwaan primer,” ucap jaksa dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (17/11/2022).

Perbuatan para terdakwa tidak bisa menjadi alasan pembenaran. Sehingga perbuatan terdakwa harus bertanggung jawaban pidan atas kesalahannya.

Perbuatan terdakwa juga telah menyebabkan kerugian keuangan negara Rp4,7 triliun.

“Berdasarkan fakta persidangan, para terdakwa tidak menikmati hasil kejahatannya,” papar jaksa.

Para terdakwa dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP subsider Pasal 3 UU tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Reporter: Ainul Ghurri
Editor: Darman Tanjung