Gempa Cianjur, Jaksa Agung Serahkan Tiga Truk Bantuan Kemanusian

Gempa Cianjur, Jaksa Agung Serahkan Tiga Truk Bantuan KemanusianJaksa Agung melepaskan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Cianjur. (Foto. Dok Kejagung)

KEADILAN – Bencana gempa bumi dan longsor yang melanda Cianjur Jawa Barat memantik solidaritas sesama bangsa. Kejaksaan Agung melalui Program ‘Kejaksaan RI Peduli’ mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa hari Selasa (22/11/2022).

Gempa Cianjur, Hari Kedua Basarnas Evakuasi 13 Jenazah

Bantuan kemanusiaan itu langsung dilepas Jaksa Agung RI ST Burhanuddin dari Kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selasa pagi. Bantuan kemanusiaan tersebut berupa uang tunai sebesar Rp400.000.000 juta rupiah, tiga truk sembako yang berisi beras, minyak goreng, kecap, gula, kopi, teh, makanan siap konsumsi, air mineral, biskuit, indomie, obat-obatan.

Selain itu juga ada tenda untuk berkantor sementara karena kondisi kantor tidak memungkinkan, serta sarana pendukung operasional kantor seperti komputer dan printer. Bantuan kemanusiaan ini dikirimkan melalui Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang nantinya diberikan kepada warga Kabupaten Cianjur.

Jaksa Agung dalam siaran pers yang diterima keadilan.id mengatakan dirinya berempati dan menyampaikan rasa prihatin serta duka mendalam kepada seluruh korban bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur. Jaksa Agung mengatakan bahwa bantuan kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian sosial serta wujud rasa solidaritas, dan berharap bantuan ini dapat menumbuhkan rasa simpati dan mendorong seluruh warga Adhyaksa untuk membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah.

“Dengan ketulusan hati, hari ini kita melepas bantuan kemanusiaan berupa 1.000 paket untuk korban bencana alam gempa bumi di Cianjur. Walau tidak seberapa dan tidak akan mampu menghapus rasa duka seluruh korban, kami berharap bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk meringankan beban korban,” ujar Jaksa Agung.

Akibat bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur mengakibatkan 162 orang meninggal dunia, 362 orang mengalami luka-luka, 2.346 rumah mengalami kerusakan, dan 13.784 orang mengungsi.

Editor: Syamsul Mahmuddin