Gempa Cianjur, Basarnas Akui Ada Kendala Pencarian Korban

Gempa Cianjur, Basarnas Akui Ada Kendala Pencarian KorbanUpaya pencarian korban gempa di Cianjur. (Foto. Dok BNPB)

KEADILAN – Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Marsdya TNI Henri Alfiandi menyamoaikan adanya kendala pencarian korban paska gempa di Cianjur, Jawa Barat. Kendala tersebut adalah jarak kawasan yang terdampak cukup luas.

“Kendala yang kami hadapi diantaranya karena sebaran atau jangkauan kawasan terdampak cukup luas. Selain itu, data korban dapat berubah setiap saat. Namun tim SAR, dari Basarnas bersama Potensi SAR terus melaksanakan upaya pencarian terhadap para korban yang belum ditemukan,” ungkap Henri Alfiandi dalam siaran pers yang disampaikan Kepala Biro Humas dan Umum, S Riyadi, dan diterima keadilan.id, Selasa malam (22/11/2022).

Tim SAR dalam operasi SAR tersebut dibagi dalam 6 sektor, masing-masing tim Alfa, Bravo, Charlie, Delta, Echo, dan Foxtrot. Tim SAR terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan Potensi SAR lainnya.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Cianjur tanggal 22 November 2022 pukul 16.00 WIB, terdata korban meninggal dunia sebanyak 268 orang dimana 122 telah teridentifikasi. Sementara korban dalam pencarian sebanyak 151 orang.

Korban luka-luka sebanyak 1.083 orang dan korban terpaksa mengungsi sebanyak 58.362 orang.

Sementara kerugian material tercatat 22.198 unit, dengan kondisi rusak berat 6.570, rusak sedang 2.071 unit dan rusak ringan 12.641 unit.

Dampak gempa itu melanda 12 kecamatan, masing-masing Kecamatan Cianjur, Karang Tengah, Warung Kondang, Cugenang, Cilaku, Cibeber, Sukaresmi, Bojong Picung, Cikalong Kulon, Sukaluyu, Pacet, dan Gekbrong.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur tanggal 22 November 2022 pukul 16.00 WIB, terdata korban meninggal dunia sebanyak 268 orang dimana 122 telah teridentifikasi. Sementara korban dalam pencarian sebanyak 151 orang.

Korban luka-luka sebanyak 1.083 orang dan korban terpaksa mengungsi sebanyak 58.362 orang.

Sementara kerugian material tercatat 22.198 unit, dengan kondisi rusak berat 6.570, rusak sedang 2.071 unit dan rusak ringan 12.641 unit. Dampak gempa itu melanda 12 kecamatan, masing-masing Kecamatan Cianjur, Karang Tengah, Warung Kondang, Cugenang, Cilaku, Cibeber, Sukaresmi, Bojong Picung, Cikalong Kulon, Sukaluyu, Pacet, dan Gekbrong.

Reporter : Lili Handayani
Editor : Syamsul Mahmuddin