Dituntut Seumur Hidup, Semua Pihak Diminta Hormati Proses Hukum Ferdy Sambo

Dituntut Seumur Hidup, Semua Pihak Diminta Hormati Proses Hukum Ferdy SamboFerdy Sambo memeluk kuasa hukumnya usai menjalani persidangan di PN Jakarta Selatan. (Foto. Charlie Tobing/keadilan.id)

KEADILAN – Semua pihak diminta menghormati proses hukum yang berlaku dalam menanggapi tuntutan terhadap mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo. Tuntutan tersebut juga sudah atas dasar berbagai pertimbangan.

Hal tersebut diutarakan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP Johan Budi menanggapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Sambo dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

“Saya sebagai anggota DPR komisi III, jadi kalau menurut saya kita menghormati proses hukum yang di Pengadilan,” kata Johan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Johan menegaskan, berbagai fakta hingga keterangan saksi yang dihadirkan dalam persidangan pasti dijadikan dasar adanya tuntutan tersebut. Namun tuntutan bukan hal final dalam pengadilan.

“Pembelaan dari terdakwa juga kemudian keterangan-keterangan saksi, nanti kita serahkan pada hakim yang memutuskan,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa Ferdy Sambo dituntut hukuman penjara seumur hidup. JPU meyakini, Sambo terbukti secara sah dan meyakinkan merencanakan pembunuhan dan merintangi penyidikan kasus tewasnya Brigadir J.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ferdy Sambo dengan pidana seumur hidup” ujar JPU dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (17/1/2023).

Jaksa menjelaskan, Sambo terbukti melanggar Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP, dan Pasal 49 jo Pasal 33 UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 55 ayat 1 ke 1.

Reporter: Odorikus Holang
Editor: Penerus Bonar