Komisaris PT Panin Divonis Ringan

Komisaris PT Panin Divonis RinganTerdakwa Veronika Lindawati menjalani sidang putusan. Foto. Ainul Ghurri/keadilan.id

KEADILAN– Mantan Komisaris PT Panin Investment Veronika Lindawati divonis ringan. Terdakwa yang merupakan kuasa pajak Bank Panin itu hanya divonis dua tahun penjara denda Rp100 juta subsider tiga bulan kurungan.

Majelis hakim menyatakan, Veronika terbukti bersalah telah menyuap kepada sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dan bawahannya sejumlah Rp5,5 miliar.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Veronika Lindawati terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan alternatif pertama,” kata Hakim Ketua Fahzal Hendri di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (18/1/2023).

Para pejabat pajak itu diantaranya,
Angin Prayitno Aji, Dadan Ramdani selaku Kasubdit Kerja sama dan Dukungan Pemeriksaan Pajak, Wawan Ridwan selaku supervisor tim pemeriksa pajak, Alfred Simanjuntak selaku Ketua Tim Pemeriksa Pajak, Yulmanizar serta Febrian selaku Tim Pemeriksa Pajak pada Direktorat Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak.

Uang suap itu, untuk merekayasa hasil penghitungan pajak pada wajib pajak PT Bank Pan Indonesia, Tbk (Bank Panin) tahun pajak 2016. Total suap yang dijanjikan mencapai Rp25 miliar.

Vonis tersebut, lebih rendah dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menuntut agar Veronika dipidana penjara selama 3 tahun ditambah denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan.

Veronika dinilai terbukti melakukan dakwaan pertama yaitu Pasal 5 ayat (1) huruf aUU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Atas putusan tersebut, jaksa KPK menyatakan sikap pikir-pikir. Sementara, Veronika menerima vonis tersebut.

“Terima kasih Yang Mulia. Saya pribadi dan penasehat hukum saya menyatakan menerima putusan barusan ini dan saya mengucapkan terima kasih dan saya minta maaf Yang Mulia apabila selama persidangan ini ada ucapan dan sikap saya yang tidak berkenan di mata Yang Mulia,” ucap Veronika diakhir persidangan.

Reporter: Ainul Ghurri
Editor: Darman Tanjung