Flayover Pesing Penuh Lobang, Kenneth Tegur Bina Marga

Flayover Pesing Penuh Lobang, Kenneth Tegur Bina Marga
Anggota DPRD DKI Hardiyanto Kenneth (kedua dari kanan) saat melakukan peninjauan Flyover Pesing bersama Kadis Bina Marga dan jajaran (Rabu, 5/2)

KEADILAN – Jajaran Dinas Bina Marga DKI Jakarta tampaknya tak akan bisa tidur nyenyak jika tugasnya tidak beres. Sebab, anggota Komisi D DPRD DKI Hardiyanti Kenneth akan terus melakukan pengawasan dengan turun ke lapangan.

Seperti yang dilakukan Kenneth, Rabu (5/2), di sepanjang ruas Jalan Flayover Pesing, Daan Mogot, Jakarta Barat. Anggota DPRD dari Fraksi PDIP ini berang melihat kondisi jalan berlobang di ruas jalan tersebut.

Dalam peninjauan tersebut, pria yang kerap disapa Kent itu didampingi Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Hari Nugroho.

Saat melintas di flayover, Kent pun menyemprot Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Yudi Febriyadi lantaran menurutnya tidak pernah memonitor rusaknya jalan yang berada di flyover sepanjang 1,5 kilometer itu.

“Itu flyover sangat berbahaya sekali, selain kecil, banyak juga lubangnya hingga bisa menghambat lajunya kendaraan, rawan kecelakaan dan membuat macet parah. Ini menjadi perhatian saya betul,” kata Kent.

Dijelaskan Kenneth, peninjauan itu dilakukannya karena banyak laporan masyarakat yang mengaku resah dengan kondisi jalan yang dibangun tahun 2002 tersebut. “Akibat kerusakan jalan itu, kemacetan bisa mencapai 7 kilometer,” katanya.

Tidak hanya mendesak pihak Bina Marga agar segera memperbaiki kerusakan jalan itu. Kent juga meminta masyarakat pengguna sepeda motor untuk tdak melintas di Flyover Daan Mogot karena sangat membehayakan mereka. “Itu peruntukannya untuk roda empat atau lebih. Kalau sepeda motor sangat berbahaya,” papar Kent.

“Saya juga mengimbau pengendara sepeda motor agar jangan melintas di Flyover Pesing Daan Mogot karena sangat berbahaya. Selain jalannya sempit, angin di atas pun sangat kencang, jadi sangat berbahaya dan fatal jika terjadi kecelakaan,” imbau Kent.

Kent pun sangat mengapresiasi langkah Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang akan memasang kamera tilang electronic traffic law enforcement (ETLE) portabel sementara, untuk menindak pengendara sepeda motor yang masih menerobos ke Flyover Pesing Daan Mogot.

Dari peninjauan Kenneth, kondisi ruas jalan di Flyover Pesing, Daan Mogot, Jakarta Barat terlihat puluhan titik lubang dengan diameter sekitar 20×25 meter baik dari arah Cengkareng menuju Grogol dan sebaliknya.

Kennet juga meminta kepada masyarakat Jakarta agar tidak sungkan melaporkan kerusakan jalan kepada dirinya. Termasuk kegiatan-kegiatan dari di dinas-dinas yang menjadi patner kerja Komisi D DPRD DKI Jakarta. “Sekuat tenaga akan saya salurkan keluhan-keluhan masyarakat itu,” tegas Kenneth.

Penerus Bonar

Editor      :
Reporter :