Kejati Jambi Tuntut Dokter Bambang 9,5 Tahun Penjara, Ini Sebabnya

Kejati Jambi Tuntut Dokter Bambang 9,5 Tahun Penjara, Ini Sebabnya

KEADILAN – Dokter Bambang Marsudi Raharja dituntut sembilan tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) di Pengadilan Tipikor Jambi, Senin (24/2/2020). Ia disebut jaksa terbukti melakukan korupsi secara bersama-sama dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Provinis Jambi, M Tahir Rahman dan dua ASN yang menjadi stafnya, dalam pembangunan Asrama Haji Jambi pada 2016 lalu.

 

Terdakwa menurut JPU terbukti melanggar pasal 2 UU Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Selain menuntut hukuman penjara sembilan tahun, JPU juga menuntut penggantian kerugian negara. “Menuntut agar terdakwa mengganti uang kerugian negara Rp7,5 miliar subsider lima tahun penjara,” sebut jaksa membacakan tuntutann di hadapan majelis hakim yang dipimpin Erika Sari Emsah Ginting.

 

Dalam kasus ini, dr Bambang disebut sebagai pemilik modal yang memberikan pinjaman kepada pihak rekanan. Pengerjaan proyek pembangunan asrama haji tahun 2016 itu bernilai Rp53,7 miliar. Sumber pembiyaan dari APBN.

SYAMSUL MAHMUDDIN

Editor      :
Reporter :